Sulfadiazine

Definisi Obat

Sulfadiazine adalah obat yang digunakan untuk menangani sejumlah infeksi akibat bakteri seperti infeksi saluran kemih, infeksi telinga, meningitis, malaria, toksoplasmosis, dan lain-lain. Selain mengobati, sulfadiazine juga bisa digunakan untuk mencegah episode yang berulang atau kambuh pada penderita demam rematik

Sulfadiazine merupakan obat golongan antibiotik sulfonamide. Dalam daftar WHO, Sulfadiazine merupakan obat penting dalam sistem kesehatan dasar.
Dalam kombinasi sulfadiazine dan pirimetamin, dapat digunakan untuk mengobati toksoplasmosis, penyakit yang disebabkan oleh Toxoplasma gondii.

Obat ini tidak efektif pada infeksi virus dan tidak boleh diberikan pada bayi yang berusia di bawah dua bulan.
Efek samping sulfadiazin yang pernah dilaporkan antara lain: mual, sakit perut, kehilangan nafsu makan, dan pusing.

contoh obat sulfadiazine produksi darya varia

Nama Generik  Sulfadiazine
Nama Merek Dagang Lantrisul, Neotrizine, Sulfa-Triple #2, Sulfadiazine, Sulfaloid, Sulfonamides Duplex, Sulfose, Terfonyl, Triple Sulfa, Triple Sulfas, Triple Sulfoid
Jenis Obat Antibiotik sulfonamide
Golongan Obat Obat keras, obar resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan tablet dan cream
Indikasi Mengobati sejumlah infeksi bakteri dan mencegah kekambuhan demam rematik
Kontra Indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat ini

Cara Kerja Obat

Sulfadiazine bekerja dengan cara membunuh bakteri atau menghentikan perkembangbiakannya.

Dosis Obat

Untuk mencegah demam rematik, dosis sebesar 1000 mg per hari akan diresepkan dokter pada pasien yang memiliki berat badan di atas 30 kilogram. Sedangkan bagi pasien yang berat badannya di bawah 30 kilogram, maka akan diberikan dosis sebesar 500 mg per hari.

Untuk pencegahan infeksi pada pasien dewasa, takaran yang direkomendasikan adalah 2000-4000 miligram per hari yang dibagi lagi ke dalam 3-6 kali dosis minum.

loading...

Sedangkan untuk pasien bayi di atas dua bulan hingga anak-anak, takaran yang diberikan harus disesuaikan dengan berat badan mereka, yaitu 75 mg/kg tiap hari. Jika diperlukan, takaran bisa ditingkatkan oleh dokter menjadi 150 mg/kg. Sama halnya dengan pasien dewasa, pemberian sulfadiazine per hari tersebut harus dibagi lagi ke dalam 4-6 kali dosis minum. Selain itu harus diingat bahwa takaran maksimal untuk bayi dan anak-anak per harinya adalah 6000 mg.

Cara Menggunakan Obat Dengan Benar

Selama menjalani pengobatan dengan sulfadiazine, rutinlah menemui dokter jika sebelumnya telah dijadwalkan. Hal ini penting agar dokter bisa memantau perkembangan kondisi Anda. Jangan menghentikan pengobatan apabila tidak ada perintah dari dokter.

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan sulfadiazine sebelum mulai mengonsumsinya.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi sulfadiazine pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi sulfadiazine, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis sulfadiazine pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Efek Samping Obat

Sulfadiazine juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang umum terjadi setelah mengonsumsi antibiotik ini adalah: Sakit kepala, Mual, Diare, dan Kehilangan nafsu makan

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

Bagi wanita yang sedang hamil, pemakaian sulfadiazine hanya bila ada anjuran dokter. Sedangkan bagi wanita yang sedang menyusui, tidak diperbolehkan mengonsumsi obat ini.

Peringatan dan Perhatian

  • Harap berhati-hati jika Anda menderita asma, gangguan hati, gangguan ginjal, gangguan darah (salah satunya penyakit turunan yang disebut porfiria), defisiensi vitamin B9 atau asam folat, dan kekurangan enzim glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD).
  • Sulfadiazine tidak boleh dikonsumsi oleh bayi yang berusia di bawah dua bulan.
  • Jangan menggunakan sulfadiazine bersamaan dengan obat-obatan lainnya, termasuk produk herbal tanpa petunjuk dari dokter. Hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.
  • Sulfadiazine dapat mengganggu kinerja sejumlah anestesi, dan bahkan menghentikan kinerja vaksin tifoid oral. Karena itu informasikan kepada dokter jika Anda adalah pengguna sulfadiazine ketika akan melakukan prosedur yang berkaitan dengan anestesi dan bila Anda mengonsumsi vaksin tifoid.
  • Sulfadiazine dapat membentuk kristal di dalam urine. Karena itu dianjurkan untuk banyak minum air putih tiap harinya selama menggunakan obat ini.
  • Segera hubungi dokter¬† bila Anda mengalami ruam kulit dengan bula (lepuhan), tanda alergi seperti bengkak di muka dan mulut disertai sulit bernapas, dan bila terjadi demam tinggi disertai perdarahan atau lebam di mulut.
loading...
harga obat sulfadiazine | merek dagang sulfadiazin | harga sulfa meditoxin | nama dagang perak sulfafiazine | nama dagang sulfadiazin | sulfadiazine tablet harga |
Sulfadiazine Khabib M 06 Sep 2016. Sulfadiazine

Definisi Obat Sulfadiazine adalah obat yang digunakan untuk menangani sejumlah infeksi akibat bakteri seperti infeksi saluran kemih, infeksi telinga, meningitis, malaria, toksoplasmosis, dan lain-lain. Selain mengobati, sulfadiazine juga bisa digunakan untuk mencegah episode yang berulang atau kambuh pada penderita demam rematik Sulfadiazine merupakan obat golongan antibiotik sulfonamide. Dalam daftar WHO, Sulfadiazine merupakan obat penting dalam […]

4.9 Khabib M

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *