Phenytoin

Definisi Obat

Phenytoin (Fenitoin) adalah obat anti kejang, obat yang digunakan untuk mencegah serangan epilepsi. Terjadinya kejang pada penderita epilepsi disebabkan oleh gangguan pada aktivitas elektrik di dalam otak.
Phenytoin bekerja dengan memperlambat impuls di otak yang menyebabkan kejang.

Phenytoin berguna untuk pencegahan kejang tonik-klonik, kejang parsial, tetapi tidak adanya kejang. Bentuk intravena digunakan untuk status epileptikus yang tidak membaik dengan benzodiazepin. Hal ini juga dapat digunakan untuk aritmia jantung tertentu atau nyeri neuropatik. Hal ini dapat diambil secara intravena atau melalui mulut.
Bentuk intravena umumnya mulai bekerja dalam waktu 30 menit dan efektif selama 24 jam. tingkat darah dapat diukur untuk menentukan dosis yang tepat.

Selain epilepsi, phenytoin juga dapat digunakan untuk mengobati trigeminal neuralgia, yaitu suatu jenis penyakit nyeri saraf yang menyebabkan penderitanya mengalami rasa sakit panas atau menusuk di bagian wajah.

Phenytoin pertama kali dibuat pada tahun 1908 oleh kimiawan Jerman Heinrich Biltz dan menemukan berguna untuk kejang pada tahun 1936.
Phenytoin juga disebut obat antikonvulsan. Fenitoin digunakan untuk mengontrol kejang. Fenitoin tidak memperlakukan semua jenis kejang, dan dokter Anda akan menentukan apakah itu adalah obat yang tepat untuk Anda.

gambar obat phenytoin

Contoh Obat Phenytoin produksi Pfizer dan PT.Ikapharmindo Putramas

Nama Generik Phenytoin
Nama Merek Dagang Dilantin, Phenytek
Jenis Obat Antiepilepsi
Golongan Obat Obat Keras, Obat Resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan obat Tablet, kapsul, dan cairan yang diminum
Indikasi Mencegah serangan epilepsi; mengatasi trigeminal neuralgia
Kontra Indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat ini

Cara Kerja Obat

Phenytoin bekerja dengan cara menstabilkan aktivitas elektrik tersebut sehingga kejang dapat dicegah.

loading...

Dosis Obat

  • Dewasa : Dosis akan diberikan dokter berdasarkan hasil tes darah di laboratorium. Untuk dosis awal, phenytoin biasanya diberikan tiap hari sebesar 3 hingga 4 miligram perkilogram berat badan. Sedangkan untuk dosis perawatan, dosis yang diberikan biasanya 200 hingga 500 mg perhari. Dosis sewaktu-waktu dapat diubah oleh dokter jika diperlukan.
  • Anak-anak: Dosis akan diberikan dokter berdasarkan tes darah di laboratorium. Untuk dosis awal, phenytoin biasanya diberikan tiap hari sebesar 5 miligram perkilogram berat badan, sedangkan untuk dosis perawatan adalah 4 hingga 8 miligram perkilogram berat badan. Total dosis yang diberikan tiap harinya tidak boleh melebihi 300 miligram.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Bacalah petunjuk aturan pakai atau informasi yang tertera pada kemasan phenytoin sebelum mulai mengonsumsinya dan Ikuti anjuran dokter

Phenytoin dapat dikonsumsi sebelum makan. Namun agar dapat memberikan hasil yang lebih maksimal, sebaiknya konsumsi ketika atau sesudah makan.

Jauhi minuman keras atau makanan yang mengandung alkohol selama menjalani pengobatan dengan phenytoin karena dapat mengubah kadar obat ini di dalam tubuh Anda.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi phenytoin pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi phenytoin, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis phenytoin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Saat menjalani pengobatan dengan phenytoin, jangan lupa untuk tetap rutin memeriksakan diri ke dokter agar mereka dapat memonitor perkembangan kondisi Anda. Selain itu, dokter juga perlu melakukan pengecekan darah secara berkala untuk menentukan dosis yang tepat sesuai dengan perkembangan kondisi Anda tersebut.

Pengobatan dengan phenytoin biasanya berlangsung secara jangka panjang. Jangan menghentikan penggunaan obat ini atau mengubah dosisnya tanpa bertanya terlebih dahulu pada dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Efek Samping Obat

Phenytoin berpotensi menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang umum terjadi setelah mengonsumsi obat antiepilepsi ini adalah:

  • Efek samping yang umum antara lain: mual, nyeri perut, kehilangan nafsu makan, koordinasi yang buruk, meningkatkan pertumbuhan rambut, dan pembesaran pada gusi.
  • Efek samping yang serius antara lain: kantuk, menyakiti diri sendiri, masalah hati, penekanan sumsum tulang, tekanan darah rendah, dan nekrolisis epidermal toksik.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

Obat ini Aman Bagi wanita hamil, sesuaikan dosis dengan anjuran dokter

Peringatan dan Perhatian

  • Wanita yang sedang menyusui, disarankan untuk tidak mengonsumsi phenytoin.
  • Harap berhati-hati bagi penderita gangguan hati dan penderita suatu jenis gangguan darah yang disebut porfiria.
  • Sebaiknya jauhi aktivitas yang dapat membahayakan keselamatan jiwa, misalnya mengemudi. Anda boleh melakukan aktivitas tersebut jika sudah diberikan izin oleh dokter, biasanya jika Anda tidak lagi mengalami kejang dalam waktu satu tahun terakhir.
  • Obat-obatan antiepilepsi sedikit berisiko menyebabkan perubahan suasana hati pada penggunanya. Segera temui dokter jika Anda mengalami depresi atau bahkan perasaan ingin melukai diri sendiri setelah mengonsumsi obat ini.
loading...
harga obat phenytoin | harga obat fenitoin | phenytoin kapsul | nama kimia fenitoin | kegunaan kutoin phenytoin | harga obat penytoin | harga obat pentoin | harga obat penetoil epilepsi | harga kutoin kapsul | apakah phenytoin dijual di apotik |
Phenytoin Khabib M 18 Jun 2016. Phenytoin

Definisi Obat Phenytoin (Fenitoin) adalah obat anti kejang, obat yang digunakan untuk mencegah serangan epilepsi. Terjadinya kejang pada penderita epilepsi disebabkan oleh gangguan pada aktivitas elektrik di dalam otak. Phenytoin bekerja dengan memperlambat impuls di otak yang menyebabkan kejang. Phenytoin berguna untuk pencegahan kejang tonik-klonik, kejang parsial, tetapi tidak adanya kejang. Bentuk intravena digunakan untuk […]

4.9 Khabib M

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *