Magnesium Hidroksida (Magnesium Hydroxide)

Definisi Obat

Magnesium hidroksida adalah obat yang umumnya digunakan untuk menangani gejala-gejala yang muncul akibat produksi asam lambung yang melebihi normal (mengurangi asam lambung), Magnesium hidroksida juga mengurangi asam lambung, dan meningkatkan air dalam usus yang dapat menyebabkan buang air besar (mempermudah buang air besar).

Magnesium hidroksida Mg(OH)2 merupakan mineral alami atau senyawa anorganik, Senyawa ini adalah komponen umum dari antasida dan obat pencahar. Senyawa ini juga bisa digunakan sebagai antiperspirant dalam sediaan deodorant.

Sebagai antasida, Magnesium hidroksida menetralkan kelebihan asam lambung sehingga bisa meredakan mulas, maag, dan dispepsia. Magnesium hidroksida biasanya dikombinasikan dengan Aluminium hydroxide, untuk mengurangi efek samping diare. Obat antasida ini berfungsi menetralisasi kadar asam lambung yang berlebihan sehingga dapat melindungi dinding lambung dari peradangan. Contoh gejala gangguan pencernaan yang dapat diredakan dengan obat ini adalah perut kembung, dispepsia, serta nyeri ulu hati.

Efek samping dari Magnesium hydroxide adalah diare yang bisa mengakibatkan tubuh kekurangan kalium. Efek lainnya adalah, senyawa ini bisa mengganggu penyerapan asam folat dan zat besi.
Magnesium penting bagi banyak sistem dalam tubuh terutama otot-otot dan saraf.

gambar obat magnesium hidroksida

Photo Obat Dengan Kandungan Aluminium dan Magnesium Hidroksida

Nama Generik Magnesium hidroksida (Magnesium hydroxide)
Brand Name (Nama Dagang) Acitral tablet, Acitral liquid, Actal Plus Tablet, Almacon tablet, Aludonna D, Anflat, Anflat suspensi, Asidrat 800, Asidrat suspensi, Atmacid, Berlosid suspensi, Dexanta, Di-Gel liquid, Di-Gel tablet, Exomag tablet, Farmacrol Forte suspensi, Gastrucid, Gestabil tablet, Gestabil syrup, Gestabil forte, Gestamag tablet, Gestamag suspensi, Lagesil, Laxasium suspensi, Lexacrol Forte suspensi, Magalat, Magasida suspensi, Magnesium hydroxide, Mylanta syrup, Mylanta tablet, Myllacid, Myllacid suspensi, Myloxan suspensi, Myloxan Forte, Naspro Forte, Nudramag, Plantacid tablet, Plantacid Forte, Plantacid suspensi, Polycrol tablet, Polycrol Forte gel, Polycrol 400 gel, Polysilane, Polysilane suspensi, Progastric, Promag, Stop-Mag tablet, Stop-Mag Forte, Stromag tablet, Ticomag, Tomaag, Trianta tablet, Trianta suspensi, Ultilox tablet, Ultilox suspensi.
Jenis Obat Antasida
Golongan Obat Obat Bebas
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak berusia tiga tahun ke atas
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan Obat cair dan tablet
Indikasi Mengobati gangguan pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh peningkatan asam lambung, seperti mulas, sakit perut, maag, atau gangguan pencernaan yang terkait asam lambung lainnya.
Kontra Indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat ini

Cara Kerja Obat

Magnesium hidroksida (Magnesium hydroxide) bekerja dengan cara menetralisasi kadar asam lambung yang berlebihan sehingga dapat melindungi dinding lambung dari peradangan

Dosis Obat

Dosis umum magnesium hidroksida adalah sebagai berikut :
– Usia 3-12 tahun : 5-10Ml
– Usia 12 tahun ke atas : 30-45 Ml
Sementara dosis yang lebih rinci adalah sebagai berikut

  • Dosis dewasa sebagai antasida
    • Syrup Magnesium hidroksida 400 mg / 5 ml : 4 x sehari 5 – 15 mL. Maksimal 60 mL/hari.
    • Tablet Magnesium hidroksida 311 mg / tablet : 2 – 4 tablet setiap 4 jam. Maksimal 4 x pemberian/hari. Tablet harus dikunyah.
  • Dosis dewasa sebagai Pencahar
    • Syrup Magnesium hidroksida 400 mg / 5 ml : 30 – 60 mL / hari. Obat diberikan 1 x sehari pada waktu tidur atau dalam dosis terbagi.
    • Syrup Magnesium hidroksida 800 mg / 5 ml : 15 – 30 mL / hari. Obat diberikan 1 x sehari pada waktu tidur atau dalam dosis terbagi.
    • Syrup Magnesium hidroksida 1.200 mg / 5 ml : 10 sampai 20 mL / hari. Obat diberikan 1 x sehari pada waktu tidur atau dalam dosis terbagi.
    • Tablet : Magnesium hidroksida 311 mg / tablet : 8 tablet / hari. Obat diberikan 1 x sehari pada waktu tidur atau dalam dosis terbagi. Tablet harus dikunyah.

Supaya aman, bacalah informasi mengenai dosis dan aturan pakai pada kemasan magnesium hidroksida yang Anda beli karena beda merek bisa berbeda konsentrasi dan volume obat yang sebaiknya dikonsumsi.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Antasida (Magnesium hidroksida) dianjurkan untuk diminum saat perut kosong (beberapa jam sebelum atau setelah makan)
Pastikan Anda banyak minum air putih selama mengonsumsinya, Hal ini bertujuan untuk meminimalisasi efek samping, terutama bagi pasien lansia dan yang berisiko tinggi mengalami dehidrasi.

Konsumsilah magnesium hidroksida sesuai keterangan pada kemasan,Obat ini bukan untuk dikonsumsi secara regular tapi hanya dianjurkan sebagai pereda ketika gejala kambuh.

Tunggulah untuk menunggu 2-3 jam sebelum atau sesudah mengonsumsi magnesium hidroksida jika ingin mengonsumsi obat lain. Antasida ini dapat memengaruhi penyerapan atau kinerja obat-obat lain.

Jika Anda mengonsumsi obat antasida ini dalam bentuk cair, kocoklah terlebih dulu sebelum diminum. Anda juga sebaiknya menggunakan dosis dengan sendok atau gelas takar khusus yang disertakan dalam kemasan. Jangan menggunakan sendok makan biasa karena takarannya akan berbeda.

Efek Samping Obat

Sama seperti obat-obat lain, semua obat pasti berpotensi efek samping, namun reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda.

Efek samping yang terkadang dapat dialami pasien selama menggunakan antasida ini adalah diare dan kram perut, Efek samping ini kadang-kadang cukup parah sehingga bisa menyebabkan kekurangan cairan dan elektrolit.

Efek samping lain yang mungkin terjadi gejala hypermagnesemia misalnya hipotensi, mual, muntah, perubahan EKG, depresi pernafasan, depresi mental dan koma. Efek samping ini umumnya hanya terjadi pada penderita gangguan ginjal dan penggunaan obat dalam jangka waktu panjang.

Hentikan konsumsi obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping yang berkelanjutan.

Interaksi Obat

Antasida dapat menurunkan konsentrasi plasma itraconazole dan ketoconazole. Beri jarak setidaknya 1-2 jam.

  • Obat-obat antasida seperti Magnesium hydroxide dapat menurunkan penyerapan Allopurinol.
  • Obat-obat antasida dapat mengurangi efek terapeutik bisacodyl.
  • Jika digunakan secara bersamaan, efek toksik garam magnesium meningkat, di sisi lain efek hipotensi obat-obat golongan calsium Channel Blocker juga meningkat.
  • Antasida dapat menurunkan konsentrasi plasma captopril.
  • Antasida dapat menurunkan bioavailabilitas obat-obat yang termasuk kortikosteroid (Oral). Beri jarak setidaknya 2 jam

Penggunaa’an Magnesium Hidroksida Untuk Wanita Hamil

Magnesium dapat melintasi plasenta dan diketahui bahwa konsentrasi serum pada janin setara dengan yang ada pada ibu. Meskipun demikian, obat-obat antasida yang mengandung Magnesium hydroxide memiliki risiko yang rendah terhadap keamanan janin.

Peringatan dan Perhatian

  • Jangan digunakan untuk anak usia di bawah 2 tahun kecuali atas petunjuk dokter.
  • Penggunaan Magnesium hydroxide oleh penderita gangguan ginjal dapat menyebabkan terjadinya akumulasi magnesium yang dapat menyebabkan keracunan magnesium. Oleh karena itu penderita gangguan ginjal harus hati-hati menggunakan obat ini.
  • Jangan menggunakan obat ini untuk jangka waktu panjang (lebih dari dua minggu)karena meningkatkan potensi terjadinya efek samping.
  • Wanita yang sedang berencana hamil, sedang hamil, atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi magnesium hidroksida.
  • Hindari konsumsipada waktu yang sama dengan obat lain. Sediakan jarak waktu dua jam.
  • Sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong (beberapa jam sebelum atau setelah makan). Ditelan langsung dengan bantuan air.
  • Harap berhati-hati bagi lansia dan yang menderita gangguan ginjal, gangguan hati, mengalami muntah-muntah, sakit perut yang parah dan terus berlanjut, serta kram perut.
  • Hentikan penggunaan dan segera buang obat ini setelah kemasan dibuka selama tiga bulan.
  • Penderita myasthenia gravis atau penyakit neuromuskuler lainnya harus berhati-hati saat menggunakan obat ini.
  • Hubungi dokter bila terjadi reaksi alergi atau overdosis.
daftar obat antasida | obat pencahar syrup generik untuk anak | senyawa aliminium hidroxida | obat yang mengandung magnesium hidroksida | obat pencahar syrup generik | nama obat yang mengandung magnesium oksida com | nama obat yang mengandung magnesium hidroksida com | harga ultilox forte | harga obat magnesium hidroksida | sinonim obat dexanta |
Magnesium Hidroksida (Magnesium Hydroxide) medlineplus.gov 30 Des 2016. Magnesium Hidroksida (Magnesium Hydroxide)

Definisi Obat Magnesium hidroksida adalah obat yang umumnya digunakan untuk menangani gejala-gejala yang muncul akibat produksi asam lambung yang melebihi normal (mengurangi asam lambung), Magnesium hidroksida juga mengurangi asam lambung, dan meningkatkan air dalam usus yang dapat menyebabkan buang air besar (mempermudah buang air besar). Magnesium hidroksida Mg(OH)2 merupakan mineral alami atau senyawa anorganik, Senyawa […]

4.9

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *