Indeks_Obat A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z

Laktulosa (Lactulose)

Definisi Obat

Laktulosa adalah obat yang digunakan untuk mengatasi susah buang air besar atau sembelit atau konstipasi. Laktulosa juga bisa digunakan untuk mengatasi kelainan pada otak (ensefalopati hepatikum) seperti perubahan kepribadian dan gangguan mental, yang disebabkan adanya penyakit liver, obat ini biasanya mulai bekerja setelah 8-12 jam atau bahkan efek akan mulai terasa setelah 1-2 hari obat dikonsumsi.

contoh obat laktulosa

Lactulose dibuat pertama kali pada tahun 1929, dan telah digunakan secara medis sejak tahun 1950-an. Laktulosa merupakan cairan gula buatan, Laktulosa dibuat dari gula susu laktosa, yang terdiri dari dua gula sederhana, galaktosa dan glukosa. Obat ini tersedia dalam produk generik dan bermerek

Nama Generik Laktulosa / Lactulose
Nama Merek Dagang Lactofid, Lactulax, Pralax, Graphalac, Constuloz, Lactulose, Opilax, Lacons, Constipen, Duphalac, Dulcolactol
Jenis Obat Obat pencahar (laksatif)
Golongan Obat Obat bebas, obat bebas terbatas, Obat keras, obat resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan Anak-anak
Bentuk Sediaan Sirop (syrup)
Indikasi – Mengatasi sembelit atau konstipasi
– Menangani dan mencegah ensefalopati hepatikum
Kontra Indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat ini

Cara Kerja Obat

Obat ini bekerja dengan mengalirkan cairan ke usus sehingga meningkatkan kadar air pada tinja yang akhirnya membuat feses menjadi lebih lunak dan mudah untuk dikeluarkan.

Dosis Obat

Dosis penggunaan Laktulosa adalah sebagai berikut :

Kondisi Usia Dosis
Konstipasi Dewasa Dosis awal adalah 15-30 ml per hari, dalam dosis tunggal atau dibagi menjadi 2 jadwal konsumsi. Dosis dapat ditingkatkan hingga 45 ml per hari jika dibutuhkan.
Anak-anak Usia 1 bulan-1 tahun: 2,5 ml, dua kali sehari.Usia 1-5 tahun: 5 ml, dua kali sehari.Usia 5-10 tahun: 10 ml, dua kali sehari.Usia 10-18 tahun: 15 ml, dua kali sehari.
Ensefalopati hepatikum Dewasa 90-150 ml per hari, dibagi ke dalam 3 jadwal konsumsi. Sesuaikan dosis hingga mudah buang air besar, setidaknya sebanyak 2-3 kali sehari.
Bayi 1.7 hingga 6.7 g/hari (2.5 hingga 10 ml) oral per hari terbagi dalam 3 hingga 4 dosis. Sesuaikan dosis hingga terdapat 2-3 feses lembut per hari.
Anak-anak 1.7 hingga 6.7 g/hari (40-90 ml) oral per hari terbagi dalam 3-4 dosis. Sesuaikan dosis hingga terdapat 2-3 feses lembut per hari.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Laktulosa dapat dikonsumsi sesudah atau sebelum makan. Obat ini juga dapat dicampurkan dengan jus atau susu.

Baca aturan pemakaian yang tertera pada kemasan obat sebelum mengonsumsi laktulosa atau ikuti petunjuk dokter.

Gunakan takaran yang sudah tersedia dalam kemasan obat atau yang diberikan dokter. Hindarilah mengonsumsi obat menggunakan takaran lain atau sendok rumah, karena dosis dapat berubah sehingga tidak sesuai dengan yang diresepkan.

Efek Samping Obat

Sama seperti obat-obat lain, semua obat pasti berpotensi efek samping, namun reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda.
Gejala reaksi alergi dapat berupa: Gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Efek samping yang umum antara lain :

  • perut kembung dan kram perut.
  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Aktivitas usus yang berlebih
  • Dehidrasi
  • Hipokalemia

Interaksi Obat

Berikut ini adalah interaksi yang kemungkinan terjadi bila mengonsumsi laktulosa bersama dengan obat lain:

  • Dapat mengubah kadar laktulosa, jika digunakan dengan obat-obatan pencahar lainnya, misalnya gliserol.
  • Mengurangi efektivitas laktulosa, jika digunakan dengan obat maag yang mengandung alumunium dan magnesium hidroksida, serta antibiotik neomycin.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

Menurut US Food and Drugs Administration (FDA), Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B (Tidak berisiko pada beberapa penelitian)

Peringatan dan Perhatian

  • Hindari mengkombinasikan laktulosa dengan obat-obatan laksatif lain.
  • Hindari penggunaan laktulosa bila mempunyai gangguan dalam mencerna gula (galaktosemia).
  • Hati-hati dalam menggunakan laktulosa bila sedang atau pernah menderita diabetes dan gangguan elektrolit.
  • Pasien yang menerima laktulosa selama lebih dari 6 bulan, harus melakukan pemeriksaan keseimbangan elektrolit secara rutin.
  • Informasikan pada dokter mengenai semua obat-obatan lain yang tengah dikonsumsi, terutama obat-obatan antibiotik.
  • Hubungi dokter bila merasakan gejala-gejala efek samping yang tidak wajar, tidak kunjung sembuh atau gejala buruk lainnya yang anda curigai berhubungan dengan obat ini.

Harga Obat

Berikut ini adalah kisaran harga obat Laktulosa yang kami ambil dari apotik :

  • Constipen Syr 120ml Combiphar : Rp 94.000,- / Botol
  • Extralac Syr 120ml Kimia Farma: Rp 97.000,- / Botol
  • Dulcolactol Syr 60ml : Rp 75.000,- / Botol
  • Laktulosa Ikapharma Syr 60ml : Rp 36.000,- / Botol
  • Hepatosol Lola 185gr : Rp 155.000,- / Dos
  • Duphalac Syr 120ml : Rp 101.000,- / Botol
  • Duphalac Syr 200ml : Rp 111.000,- / Botol
  • Duphalac Syr 60ml : Rp 58.000,- / Botol
Laktulosa (Lactulose) medlineplus.gov 06 Mar 2019. Laktulosa (Lactulose)

Definisi Obat Laktulosa adalah obat yang digunakan untuk mengatasi susah buang air besar atau sembelit atau konstipasi. Laktulosa juga bisa digunakan untuk mengatasi kelainan pada otak (ensefalopati hepatikum) seperti perubahan kepribadian dan gangguan mental, yang disebabkan adanya penyakit liver, obat ini biasanya mulai bekerja setelah 8-12 jam atau bahkan efek akan mulai terasa setelah 1-2 […]

4.9

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



© 1001obat.com tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan, Seluruh tulisan di website ini ditujukan untuk kepentingan informasi semata dan tidak dimaksudkan sebagai pengganti saran medis, diagnosis, dan terapi medis. 1001obat.com Tidak melayani jual beli obat ataupun peralatan medis lainnya