Ketoconazole

Definisi Obat

Ketoconazole adalah obat antijamur sintetis yang digunakan untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh jamur.
Ketoconazole digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit. Misalnya, kurap pada bagian kaki atau selangkangan, panu, serta ketombe.
Obat antijamur ini berfungsi membunuh jamur penyebab infeksi, sekaligus mencegahnya tumbuh kembali.
Obat ini harus digunakan hanya ketika Anda tidak dapat menggunakan obat antijamur lainnya.

Ketokonazol termasuk golongan imidazole sintetik, Ketokonazol dijual secara komersial sebagai tablet untuk pemberian oral (namun penggunaan ini telah dihentikan di sejumlah negara), Pada tahun 2013 Komite Obat Eropa (CHMP) merekomendasikan larangan penggunaan ketoconazole oral untuk penggunaan sebagai antijamur sistemik pada manusia di seluruh Uni Eropa, setelah menyimpulkan bahwa resiko kerusakan hati yang serius akibat penggunaan obat ini melebihi manfaatnya. Pada tahun yang sama Australia juga melakukan larangan serupa dan tahun 2015 larangan juga dilakukan oleh China. Obat antijamur triazol seperti flukonazole dan itrakonazole saat ini lebih dipilih karena memiliki afinitas yang lebih besar terhadap membran sel jamur dan memiliki toksisitas yang lebih kecil.

gambar obat ketoconazole

Contoh obat generik ketoconazole 200mg produksi hexpharmjaya

Nama Generik Ketoconazole (KEE toe KON a zole)
Nama Obat Bermerek Dagang Nizoral, anfuhex, cidaral, dermaral, dysfungal, fexazol, formyco, funet, fungasol, grazol, interzol, ketoconazole, ketomed, muzoral, mycoderm, mycoral, mycozid,
nizol, omegzole, profungal, pronazol, solinfec, thicazol, tokasid, wizol, zoloral, zoralin.
Jenis Obat Obat Antijamur
Golongan Obat Obat Keras, Obat Resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan Krim untuk oles dan sampo (Obat ini juga biasanya dipasarkan berupa tablet 200 mg dan dalam berbagai formulasi untuk pemberian topikal, seperti krim dengan kadar 200 mg / gram krim, dan larutan dengan kadar 10 mg dan 20 mg / ml)
Indikasi – Mengobati infeksi jamur
– Mengatasi ketombe
Kontra Indikasi
  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki gangguan hati dan pasien yang sedang diterapi dengan terfenadin atau astemizol.
  • Tidak boleh digunakan untuk meningitis karena jamur.
  • Jangan menggunakan obat ini untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada ketoconazole atau obat golongan imidazole lainnya.
  • Pemberian secara oral tidak untuk infeksi superfisial.
  • Jangan diberikan bersamaan dengan obat-obat berikut : dofetilide, quinidine, pimozide, cisapride, metadon, disopiramid, dronedarone, ranolazine. Ketoconazole dapat meningkatkan konsentrasi plasma obat-obat tersebut dan dapat memperpanjang interval QT, kadang-kadang menyebabkan disritmia ventrikel yang membahayakan seperti torsades de pointes.

Cara Kerja Obat

Ketoconazole bekerja terutama dengan menghambat enzim sitokrom P450 14α-demethylase (P45014DM). Enzim ini berperan dalam jalur biosintesis sterol yang mengarah dari lanosterol ke ergosterol. Sebagai antiandrogen, mekanisme aksinya dibedakan menjadi dua. Pertama, memblokir biosintesis testicular dan adrenal androgen, sehingga terjadi penurunan tingkat sirkulasi testosteron. Kedua, ketoconazole adalah antagonis reseptor androgen, bersaing dengan androgen seperti testosteron dan dihidrotestosteron (DHT) untuk mengikat reseptor androgen. Namun efek ini dianggap cukup lemah, bahkan jika diberikan dalam dosis tinggi.

Dosis Obat

Dosis ketoconazole tergantung kepada jenis infeksi dan tingkat keparahannya

Krim ketoconazole umumnya dioleskan sebanyak 1-2 kali sehari pada bagian yang terinfeksi. Sedangkan ketoconazole dalam bentuk sampo dapat digunakan sebanyak 1-2 kali seminggu.
Dokter juga terkadang menganjurkan frekuensi penggunaan sampo ketoconazole yang lebih sering untuk kondisi tertentu, tapi hanya untuk jangka waktu pendek.

Sedangkan Obat Ketoconazole diberikan dengan dosis sebagai berikut :

loading...
  • Dewasa : 200 mg/hari. Durasi pengobatan untuk 14 hari. Jika setelah 14 hari respons tidak memuaskan, lanjutkan pengobatan hingga setidaknya 1 minggu setelah gejala hilang dan kultur menjadi negatif. Dosis maksimum : 400 mg / hari.
  • Anak : 3 mg / kg bb / hari. Obat diberikan sebagai dosis tunggal atau dalam dosis terbagi.
    Kandidiasis vaginal resisten yang kronis : 400 mg / hari. Pengobatan dilakukan 5 hari, Obat diberikan bersama makanan.

Cara Menggunakan Ketoconazole Dengan Baik dan Benar

  • Jangan lupa untuk membaca keterangan pada kemasan dan gunakanlah ketoconazole sesuai anjuran dokter
  • Jangan berhenti menggunakan obat ini sebelum jangka waktu yang ditentukan oleh dokter. Walau infeksi terlihat sudah sembuh, jamur tetap berpotensi tumbuh kembali.
  • Sebelum mengoleskan krim ketoconazole seperlunya, bersihkan dan keringkan bagian yang terinfeksi terlebih dulu. Krim ini sebaiknya tetap digunakan hingga 2-3 hari setelah infeksi sembuh untuk mencegah jamur tumbuh kembali.
  • Untuk sampo ketoconazole, ratakan busa sampo hingga menutupi seluruh rambut dan kulit kepala. Setelah itu, diamkan selama 3-5 menit sebelum dibilas hingga bersih. Jika mengenai mata, segera basuh dengan air.
  • Pasien sebaiknya kembali menemui dokter jika:
    • Infeksi jamur kaki tidak kunjung membaik setelah penggunaan krim ketoconazole selama satu minggu.
    • Infeksi pada selangkangan tidak kunjung membaik setelah penggunaan krim ketoconazole selama satu setengah bulan.
    • Ketombe tidak kunjung berkurang setelah penggunaan sampo ketoconazole selama satu bulan.
  • Jangan lupa mencuci tangan setelah mengoleskan obat ini untuk menghindari penyebaran infeksi ke bagian tubuh yang lain atau ke orang lain.

Efek Samping Obat

  • Efek samping ketoconazole yang jarang terjadi: Iritasi ringan, Gatal-gatal, Sensasi terbakar atau perih pada kulit, Kulit yang memerah atau bengkak, pusing dan sakit kepala
  • Efek samping yang umum diantaranya mual, muntah, dan nyeri perut.
  • Ketokonazol dapat menyebabkan kerusakan serius pada hati Anda yang dapat mengakibatkan transplantasi hati atau menyebabkan kematian.
  • FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengeluarkan peringatan bahwa ketoconazole oral dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah dan masalah kelenjar adrenal. mereka menyarankan untuk tidak menggunakan obat ini sebagai pengobatan lini pertama untuk infeksi jamur apapun. Gunakan obat ini hanya jika terapi antijamur alternatif tidak tersedia atau tidak memberikan hasil yang baik. Namun efek samping ini belum ditemukan pada sediaan topikal seperti krim, shampoo, busa, dan gel yang diaplikasikan pada kulit.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah interaksi ketoconazole dengan obat-obat lain :

  • Bisa terjadi kegagalan kontrasepsi jika ketoconazole diberikan bersama estrogen.
  • Ketoconazole meningkatkan efek antikoagulan kumarin.
  • Ketoconazole meningkatkan resiko aritmia ventrikular jika diberikan bersamaan dengan dofetilide, quinidine, pimozide, cisapride, metadon, disopiramid, dronedarone, ranolazine dan domperidon.
  • Ketoconazole dapat meningkatkan konsentrasi plasma obat-obat berikut sehingga meningkatkan efek farmakologisnya dan berpotensi meningkatkan toksisitasnya : vardenafil, tadalafil, sildenafil, vardenafil, kortikosteroid, mometason inhalasi, budesonid oral dan inhalasi, metilprednisolon, ritonavir, indinavir, saquinavir, teofilin, alprazolam, midazolam, karbamazepin, fenitoin, silostazol, aripiprazol, etokonazol, loratadine, tolteradin, dihidropiridin, solifenasin, takrolimus, sirolimus, sinakalset, siklosporin, felodipin, mizolastin, mirtazepin, alfentanil, buprenorfin, erlotinib, imatinib, eletriptan, ivabradin, galantamin, dan eplerenon.
  • Jika diberikan bersamaan dengan obat-obat berikut, konsentrasi plasma ketoconazole berkurang sehingga menurunkan efek farmakologisnya : fenitoin, antimuskarinik, nevirapin, antagonis histamin H2, penghambat pompa proton dan sukralfat, isoniazid, dan rifampisin.
  • Jika diberikan bersamaan dengan obat-obat berikut, konsentrasi plasma ketoconazole meningkat sehingga potensi efek sampingnya meningkat : amprenavir, dan ritonavir.
  • Ketoconazole meningkatkan resiko miopati jika diberikan bersamaan dengan simvastatin.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan ketoconazole kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Penelitian pada hewan memang tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Namun fakta bahwa obat ini telah menunjukkan efek buruk pada janin hewan harus menjadi perhatian serius jika ingin menggunakan obat ini untuk wanita hamil. Disarankan hanya digunakan jika tidak ada pilihan lain yang lebih aman.

Perhatian & Peringatan

  • Obat ini hanya boleh digunakan sebagai obat luar. Jangan mengoleskannya pada kulit yang luka, tergores, atau terbakar.
  • Obat diberikan bersama makanan untuk memaksimalkan penyerapan.
  • Pemakaian harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi.
  • Bagi wanita yang sedang hamil dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Penting bagi pasien untuk menggunakan obat ini sesuai jangka waktu yang disarankan dokter guna memastikan jamur penyebab infeksi musnah serta mencegahnya tumbuh kembali.
    Segera temui dokter jika infeksi yang diderita tidak kunjung membaik setelah menggunakan ketoconazole selama empat minggu.
  • Obat ini bisa menyebabkan pusing dan mengantuk, jangan mengemudi atau menyalakan mesin saat menggunakan obat ini.
  • Ketoconazole pada pemberian oral diabsorpsi jauh lebih baik dibandingkan dengan golongan imidazole lainnya. Namun obat ini memiliki efek hepatotoksisitas yang parah. Resiko terbentuknya hepatitis lebih besar jika diberikan lebih dari 14 hari. Untuk pemberian secara oral, diperlukan pengamatan klinik untuk memeriksa kondisi hati.
  • Ketoconazole telah diketahui ikut diekskresikan dalam air susu ibu. Ibu menyusui sebaiknya memilih obat anti jamur yang lebih aman.
  • Segera hentikan pemakaian obat dan hubungi dokter jika Anda mengalami reaksi alergi atau efek samping yang serius, seperti kulit melepuh dan terluka.
loading...
nama obat keputihan generik | harga ketoconazole | Harga salep Ketoconazole | harga ketoconazole salep | ketokonazol | harga obat ketoconazole | obat ketoconazole | merk shampo yang mengandung ketoconazole | salep ketoconazole | ketoconazole |
Ketoconazole Khabib M 18 Mei 2016. Ketoconazole

Definisi Obat Ketoconazole adalah obat antijamur sintetis yang digunakan untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh jamur. Ketoconazole digunakan untuk mengatasi infeksi jamur pada kulit. Misalnya, kurap pada bagian kaki atau selangkangan, panu, serta ketombe. Obat antijamur ini berfungsi membunuh jamur penyebab infeksi, sekaligus mencegahnya tumbuh kembali. Obat ini harus digunakan hanya ketika Anda tidak dapat […]

4.9 Khabib M

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *