Haloperidol

Definisi Obat

Haloperidol adalah obat antipsikotik yang digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kejiwaan, seperti meredakan gejala skizofrenia, sindrom Tourette, tic disorder, mania, psychomotor agitation, delirium, dan masalah psikosis lainnya.
Haloperidol bisa mengatasi masalah yang memengaruhi cara berpikir, perasaan, atau perilaku karena haloperidol berfungsi menghambat efek kimia di dalam otak.

Haloperidol dapat mengakibatkan gangguan gerakan yang dikenal sebagai tardive dyskinesia yang mungkin permanen. sindrom neuroleptik ganas dan interval QT perpanjangan mungkin terjadi. Pada orang tua dengan psikosis karena demensia itu menghasilkan peningkatan risiko kematian.
Ketika diambil selama kehamilan dapat menyebabkan masalah pada bayi.

Haloperidol ditemukan pada tahun 1958 oleh Paul Janssen. Haloperidol, dipasarkan dengan nama dagang Haldol, obat ini dapat digunakan melalui mulut, sebagai suntikan ke dalam otot, atau intravena. Haloperidol biasanya bekerja dalam 30-60 menit.

Haloperidol Images

Contoh Obat Haloperidol Generik

Nama Generik Haloperidol (HAL oh PER i dol)
Nama Obat Bermerek Dagang Haldol
Jenis Obat Antipsikotik
Golongan Obat Obat Keras, Obat Resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan Kapsul, tablet, dan obat cair
Indikasi Meredakan gejala skizofrenia dan masalah perilaku, atau emosional, serta masalah kejiwaan lainnya
Kontra Indikasi Tidak boleh digunakan pada orang dengan penyakit Parkinson.

Cara Kerja Obat

Haloperidol berkerja dengan cara menghambat efek kimia di dalam otak.

Dosis Obat

Penentuan dosis haloperidol tergantung kepada kondisi pasien, usia pasie, tingkat keparahan penyakit, serta respons tubuh pasien terhadap obat.
Dokter umumnya akan memberikan dosis kecil sebagai awalan dan meningkatkan dosisnya secara perlahan-lahan untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Berikut ini adalah takaran umum penggunaan haloperidol yang diresepkan oleh dokter.

Jenis Penyakit Usia Dosis(mg) per hari
Skizofrenia, psikosis dan mania (akut) Dewasa 2-20 miligram/hari
Skizofrenia, psikosis dan mania (kronis) Dewasa 3-20 miligram/hari
Psychomotor anti-agitation (akut) Dewasa 3-15 miligram/hari
Psychomotor anti-agitation (kronis) Dewasa 1.5-9 miligram/hari
Skizofrenia 3-12 tahun 0,5-6 miligram/hari
Skizofrenia 13-17 tahun 0,5-10 miligram/hari
Psychomotor anti-agitation 3-12 tahun 0,25-3 miligram/hari
Psychomotor anti-agitation 13-17 tahun 0,25-6 miligram/hari

Dosis di atas bisa diminum sekali sehari atau dibagi menjadi beberapa dosis.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Patuhi anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan haloperidol sebelum mulai menggunakannya.
Haloperidol bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Gunakan air putih untuk menelan tablet haloperidol.

Haloperidol untuk mengatasi skizofrenia biasanya akan diberikan untuk jangka waktu panjang, kecuali ada efek yang merugikan atau berlawanan. Sedangkan jika untuk meredakan gangguan kecemasan atau agitation, haloperidol hanya dikonsumsi hingga gejala mereda.

Jangan menghentikan konsumsi haloperidol secara tiba-tiba. Jika diperlukan, dokter akan mengurangi dosis secara perlahan-lahan.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi haloperidol pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya dan supaya Anda tidak lupa.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi haloperidol, disarankan untuk segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis haloperidol pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter secara teratur selama mengonsumsi haloperidol agar dokter dapat memonitor perkembangan kondisi Anda.

Efek Samping Obat

Haloperidol berpotensi menimbulkan efek samping. Tapi seiring dengan penyesuaian tubuh dengan obat, efek samping umumnya akan mereda. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang umum terjadi:

  • Perubahan kemampuan seksual
  • Payudara membesar
  • Mulut terasa kering
  • Perubahan berat badan
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Sulit buang air kecil
  • Perubahan suasana hati
  • Masalah menstruasi
  • Pandangan buram
  • Gemetar
  • Konstipasi
  • Sulit tidur
  • Detak jantung berdebar
  • Hidung tersumbat

Selain beberapa efek samping yang disebutkan di atas, ada juga beberapa gejala sindrom neuroleptik maligna. Walau jarang terjadi, hal ini perlu diwaspadai. Berikut ini adalah beberapa gejalanya: Linglung, Demam tinggi, Berkeringat, Otot terasa kaku, dan Jantung berdebar cepat.
Segera hubungi dokter bila mengalami gejala sindrom neuroleptik maligna yang disebutkan di atas.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

Bagi wanita hamil, menyusui, atau yang sedang berusaha memiliki anak, sesuaikan dengan anjuran dokter tentang pemakaian obat ini.

Perhatian & Peringatan

  • Harap berhati-hati bagi yang mengalami masalah pernapasan.
  • Haloperidol tidak boleh dikonsumsi oleh orang-orang lanjut usia yang menderita demensia.
  • Harap waspada bagi penderita gangguan jantung, hati, ginjal, penyakit pembuluh darah, masalah prostat, myasthenia gravis, depresi, tumor kelenjar adrenal, glaukoma, epilepsi, penyakit kuning, dan penyakit Parkinson.
  • Beri tahu dokter jika selama mengonsumsi haloperidol, Anda mulai atau berhenti merokok, karena rokok dapat memengaruhi kinerja haloperidol di dalam tubuh. Disarankan untuk tidak mengonsumsi alkohol selama mengonsumsi haloperidol karena bisa meningkatkan risiko terkena efek samping.
  • Tanyakan kepada dokter jika Anda ingin mengonsumsi obat bebas lain bersamaan dengan haloperidol untuk memastikan apakah obat tersebut sesuai.
  • Periksakan kadar gula darah secara rutin bagi penderita diabetes karena haloperidol bisa memengaruhi kadar gula dalam darah.
  • Haloperidol mungkin dapat mengurangi efek obat bius, jadi jika Anda menjalani perawatan gigi atau operasi, beri tahu dokter atau petugas medis yang menanganinya.
  • Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 15 jika ingin beraktivitas di bawah sinar matahari langsung karena haloperidol bisa menyebabkan kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari.
  • Jangan mengemudi atau menggunakan peralatan mesin karena haloperidol dapat menimbulkan rasa kantuk dan memperlambat reaksi tubuh.
  • Segera konsultasikan ke dokter, bila terjadi reaksi alergi atau hal buruk.
harga obat haloperidol | harga haloperidol | golongan obat haloperidol | Haldol harga | haloperidol harga | harga haloperidol generik |
Haloperidol medlineplus.gov 21 Mei 2016. Haloperidol

Definisi Obat Haloperidol adalah obat antipsikotik yang digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kejiwaan, seperti meredakan gejala skizofrenia, sindrom Tourette, tic disorder, mania, psychomotor agitation, delirium, dan masalah psikosis lainnya. Haloperidol bisa mengatasi masalah yang memengaruhi cara berpikir, perasaan, atau perilaku karena haloperidol berfungsi menghambat efek kimia di dalam otak. Haloperidol dapat mengakibatkan gangguan gerakan yang […]

4.9
3 Comments

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *