Ethambutol

Definisi Obat

Etambutol (biasa disingkat EMB atau hanya E) adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit tuberkulosis atau TBC (penyakit yang menyerang paru-paru manusia dan disebabkan oleh infeksi bakteri).
Ethambutol biasanya diberikan dengan kombinasi obat tuberkulosis lainnya, seperti isoniazid, rifampicin(rifampisin) dan pyrazinamide (pirazinamid). Hal ini juga dapat digunakan untuk mengobati Mycobacterium avium complex, dan Mycobacterium kansasii.
Etambutol adalah antibiotik yang mencegah pertumbuhan bakteri tuberkulosis dalam tubuh.

Ethambutol Images

Contoh Obat Generik Ethambutol

Nama Generik Ethambutol (eth AM bue tol)
Nama Obat Bermerek Dagang Myambutol, Bacbutol, Ethambutol, Kalbutol, Corsabutol,Tibitol
Jenis Obat Obat Antituberkulosis (OAT)
Golongan Obat Obat Keras, Obat Resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasat obat Tablet (Ethambutol 250 mg dan 500 mg)
Indikasi
  • Mengobati tuberkulosis atau penyakit TBC
  • Mengobati infeksi oleh Mycobacterium avium complex, dan Mycobacterium kansaii.
Kontra Indikasi
  • Jangan digunakan untuk penderita yang mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap ethambutol.
  • Tidak boleh diberikan kepada pasien yang menderita neuritis optik, kecuali ada penilaian klinis yang menyatakan obat ini bisa diberikan.

Cara Kerja Obat

Ethambutol bekerja dengan cara menghambat satu atau lebih metabolit bakteri rentan yang mengakibatkan gangguan metabolisme sel, menghambat multiplikasi, hingga kematian sel. Obat ini aktif terhadap bakteri yang rentan hanya saat bakteri itu sedang mengalami pembelahan sel.

Dosis Obat

Dosis ethambutol harus disesuaikan dengan berat badan, baik penderita TBC dewasa maupun anak-anak. Berikut ini dosis penggunaan ethambutol bagi penderita yang baru kali pertama terkena TBC dan pernah terkena TBC sebelumnya.

  • TBC untuk kali pertama
    • Dewasa 15 miligram per kilogram berat badan (mg/kg) tiap hari
    • Anak-anak 25 miligram per kilogram berat badan (mg/kg) tiap hari selama dua bulan pertama. Selanjutnya dosis dikurangi menjadi 15 mg/kg.
  • TBC kambuh
    • Dewasa 25 miligram per kilogram berat badan (mg/kg) tiap hari selama dua bulan pertama. Selanjutnya dosis dikurangi menjadi 15 mg/kg.
    • Anak-anak 25 miligram per kilogram berat badan (mg/kg) tiap hari selama dua bulan pertama. Selanjutnya dosis dikurangi menjadi 15 mg/kg.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Patuhi anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan ethambutol sebelum mulai mengonsumsinya.

Telan tablet atau kapsul ethambutol dengan air dan jangan mengunyahnya. Obat antituberkulosis ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi ethambutol pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi ethambutol, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Selain itu jangan menggandakan dosis ethambutol pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Tetap untuk mengonsumsi ethambutol hingga batas waktu yang ditentukan oleh dokter, meski kondisi Anda sudah lebih baik. Hal ini untuk mencegah infeksi tuberkulosis datang kembali.

Jangan sembarangan menggunakan obat-obatan lainnya saat Anda sedang menjalani pengobatan dengan ethambutol tanpa memberi tahu dokter terlebih dahulu, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan efek samping yang buruk.

Harap tetap rutin menemui dokter selama menjalani pengobatan dengan ethambutol agar dokter dapat memantau perkembangan kondisi Anda dan menyesuaikan dosis obat dengan kondisi Anda.

Efek Samping Obat

Ethambutol juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang bisa saja muncul setelah mengonsumsi obat ini antara lain: Mual, Muntah, Sakit perut, Sakit kepala dan Gangguan penglihatan

  • Efek samping yang sering dilaporkan akibat pemakaian obat ini adalah terjadinya gangguan penglihatan (neuritis retrobulbar) yang disertai penurunan visus, skotoma sentral, buta warna hijau-merah, serta penyempitan pandangan. Efek samping ini lebih rentan dialami jika obat digunakan dengan dosis berlebihan atau penderita gangguan ginjal.
  • Efek samping yang juga sering adalah reaksi alergi, dan gangguan pada saluran pencernaan.
  • Efek samping yang jarang adalah terjadinya masalah pada organ hati (penyakit kuning), neuritis perifer, efek samping pada sistem saraf pusat, serta hiperurisemia.

Interaksi Obat

Berikut adalah interaksi ethambutol akan berinteraksi dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan :
Obat-obat antasida terutama yang mengandung Aluminium hidroksida mengurangi absorpsi ethambutol. Sebaiknya penggunaan bersamaan obat ini dihindari atau setidaknya penggunaan antasida diberi jarak minimal 4 jam setelah penggunaan ethambutol.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan ethambutol kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

meskipun hasil studi pada hewan tidak selalu bisa dijadikan acuan keamanan obat pada manusia, fakta bahwa obat ini terbukti memiliki efek buruk terhadap janin hewan harus menjadi perhatian serius.

Telah ada laporan kelainan mata pada bayi yang lahir dari ibu yang menggunakan ethambutol. Jika tidak benar-benar dibutuhkan atau masih bisa menggunakan obat lain yang lebih aman, penggunaan oleh wanita hamil sebaiknya tidak dilakukan.

Perhatian & Peringatan

  • Tanyakan terlebih dahulu pada dokter jika Anda akan menggunakan obat-obatan lain pada saat Anda sedang melakukan pengobatan dengan ethambutol.
  • Obat sebaiknya digunakan bersama makanan untuk mengurangi efek terhadap saluran pencernaan.
  • Harap berhati-hati jika Anda menderita gangguan ginjal atau gangguan penglihatan.
  • Bagi wanita yang sedang hamil tidak disarankan untuk menggunakan ethambutol. Sedangkan bagi wanita yang sedang menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Segera lapor ke dokter, bila Anda mengalami gangguan penglihatan setelah menggunakan ethambutol
  • Obat ini bisa menyebabkan terjadinya hiperurisemia, hati-hati menggunakannya untuk penderita penyakit asam urat (gout).
  • Pasien dengan cacat visual seperti penderita katarak, kondisi radang berulang pada mata, neuritis optik, dan retinopati diabetes harus mendapatkan pertimbangan yang sangat matang secara klinis jika ingin menggunakan ethambutol.
  • Obat ini kadang-kadang menimbulkan efek toksisitas pada hati, pemeriksaan periodik organ hati perlu dilakukan.
  • Segera dan jangan ragu untuk menghubungi dokter Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, sesuatu yang di luar duga’an
etambutol | harga obat ethambutol 500 mg |
Ethambutol medlineplus.gov 19 Mei 2016. Ethambutol

Definisi Obat Etambutol (biasa disingkat EMB atau hanya E) adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit tuberkulosis atau TBC (penyakit yang menyerang paru-paru manusia dan disebabkan oleh infeksi bakteri). Ethambutol biasanya diberikan dengan kombinasi obat tuberkulosis lainnya, seperti isoniazid, rifampicin(rifampisin) dan pyrazinamide (pirazinamid). Hal ini juga dapat digunakan untuk mengobati Mycobacterium avium complex, dan Mycobacterium […]

4.9

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *