Erythromycin

loading...

Definisi Obat

Erythromycin (Eritromisin) adalah obat golongan antibiotik makrolida (macrolide) yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri akut, seperti infeksi kulit, mata, telinga, saluran kemih, saluran pernapasan, infeksi klamidia, dan sifilis.

Erythromycin adalah antibiotik yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Erythromycin juga dapat digunakan untuk mencegah kambuhnya serangan demam rematik pada pasien yang memiliki reaksi alergi terhadap antibiotik sulfa dan penisilin.

Dalam mengatasi infeksi, erythromycin bekerja dengan cara memperlambat pertumbuhan, atau kadang-kadang membunuh bakteri sensitif dengan mengurangi produksi protein penting yang dibutuhkan oleh bakteri untuk bertahan hidup.

Erythromycin pertama kali diisolasi pada tahun 1952 dari bakteri Saccharopolyspora erythraea.
Obat ini dapat dikonsumsi oleh orang dewasa maupun anak-anak. Efek samping Erythromycin yang umum termasuk kram perut, muntah, dan diare. Eritromisin juga tampaknya aman digunakan selama kehamilan.

gambar obat erythromycin

Contoh Obat Erythromycin Produksi Alpharma

Nama Generik Erythromycin
Nama Merek Dagang E.E.S. Granules, E.E.S.-400 Filmtab, EryPed 200, EryPed 400, Ery-Tab, Erythrocin Stearate Filmtab, PCE Dispertab, bannthrocin, corsatrocin, decathrocin, erira, eritromec, erphatrocin, erycoat forte, eryprima, erysanbe, erythrin, erythrocin, erythrocin e.e.s, Erythromycin, kemothrocin, konithrocin, medoxin, opithrocin, pharothrocin, rythron, tamaret, throcidan, tromilin, zapphire.
Jenis Obat Antibiotik makrolida (macrolide)
Golongan Obat Obat Keras, Obat resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan Tablet, kapsul, dan cairan yang diminum
Indikasi Mengobati infeksi akibat bakteri
Kontra Indikasi
  • Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap pada antibiotika golongan makrolidum dan derivatnya.
  • Jangan dikontraindikasikan untuk pasien dengan fungsi hati yang rusak.

Cara Kerja Obat

Erythromycin adalah bakteriostatik yang bekerja dengan cara mengikat sub unit 50s dan 70s dari ribosom bakteri sehingga menghambat translasi mRNA. Dengan demikian sistesis protein akan terganggu sehingga pertumbuhan bakteri akan terhambat.

Dosis Obat

Untuk orang dewasa, erythromycin biasanya diberikan sebanyak 250-400 mg tiap 4-6 jam sekali. Dokter bahkan dapat memberikan dosis erythromycin hingga 4000 mg per hari jika diperlukan. Biasanya dosis akan disesuaikan dengan jenis infeksi yang diobati, tingkat keparahannya, dan kondisi kesehatan pasien.

Durasi pengobatan dengan erythromycin bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Untuk infeksi akut, pengobatan biasanya akan berlangsung sekitar 5 hari hingga 2 minggu.

Untuk pasien anak-anak, dosis juga akan disesuaikan oleh dokter dengan berat badan mereka. anak 50-75 mg/kg BB/hari dibagi 3-4 dosis terbagi.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Telanlah tablet atau kapsul erythromycin dengan air dan jangan mengunyahnya. Antibiotik ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan erythromycin sebelum mulai mengonsumsinya.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi erythromycin pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi erythromycin, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis erythromycin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Pastikan Anda menghabiskan seluruh dosis yang diresepkan oleh dokter meski kondisi Anda tampaknya sudah membaik. Hal ini penting dilakukan untuk mencegah kembalinya infeksi. Jika kondisi tidak membaik setelah menghabiskan obat, periksakan diri ke dokter.

Efek Samping Obat

Kebanyakan efek samping Erythromycin yang muncul adalah mual, muntah, diare, kembung, flatulensi, palpitasi, nyeri dada, dispepsia, dan nyeri pada perut.

Pernah juga dilaporkan terjadi efek samping Erythromycin seperti : Gugup, ruam kulit, melena dan jaundice kolestatik, monilia, vaginitis dan nefritis, pusing, sakit kepala, vertigo, somnolence, letih, fotosensitifitas dan shock anafilaksis

Antibiotika ini juga dapat mempengaruhi sistem saraf pusat , menyebabkan reaksi psikotik , mimpi buruk dan berkeringat di malam hari.

Interaksi Obat

  • Obat-obatan seperti simvastatin, lovastatin, atau atorvastatin jika diberikan bersamaan dengan eritromisina (Erythromycin), level substratnya meningkat dalam plasma darah, sehingga meningkatkan efek samping.
  • Deksametason menghambat kerja enzim dalam metabolisme Erythromycin sehingga meningkatkan levelnya dalam plasma darah.
  • Obat ini tidak boleh diberikan kepada orang-orang yang menggunakan obat yang memperpanjang metabolisme eritromisina (Erythromycin) seperti verapamil atau diltiazem, atau obat-obatan yang juga memperpanjang interval QT.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

Penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pemakaian Erythromycin pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk , namun studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil tidak menunjukkan risiko untuk janin pada trimester berapapun.

Peringatan dan Perhatian

  • Harap berhati-hati jika menderita gangguan otot yang disebut myasthenia gravis, kelainan detak jantung, porphyria atau gangguan darah, dan masalah pada organ ginjal serta hati.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
  • Jangan memberikan Erythromycin pada penderita dengan fungsi hati yang rusak
Harga eritromisin | Eritromisin | Harga erythromycin | harga obat erythromycin | harga erythromycin 250 mg | gambar eritromisin | harga eri | harga erytromycin | aritromicyn | sediaan eritromisin |
Erythromycin Khabib M 29 Jun 2016. Erythromycin

Definisi Obat Erythromycin (Eritromisin) adalah obat golongan antibiotik makrolida (macrolide) yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi bakteri akut, seperti infeksi kulit, mata, telinga, saluran kemih, saluran pernapasan, infeksi klamidia, dan sifilis. Erythromycin adalah antibiotik yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif. Erythromycin juga dapat digunakan untuk mencegah kambuhnya serangan […]

4.9 Khabib M
loading...

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *