Dexamethasone

Definisi Obat

Dexamethasone (Deksametason) adalah obat steroid jenis kortikosteroid yang digunakan sebagai agen anti alergi, imunosupresan, anti inflamasi dan anti shock yang sangat kuat.
Dexamethasone digunakan dalam menangani berbagai kondisi, misalnya penyakit autoimun seperti sarcoidosis dan lupus, penyakit inflamasi usus seperti ulcerative colitis dan penyakit Crohn, beberapa penyakit kanker, dan alergi.

Deksametason 20-30 kali lebih kuat daripada hidrokortison dan 5-7 kali lebih kuat daripada prednison. Obat ini bekerja dengan cara mencegah pelepasan zat-zat di dalam tubuh yang menyebabkan peradangan.
Deksametason pertama kali dibuat pada tahun 1957, Dexamethasone juga digunakan untuk mengatasi mual dan muntah akibat kemoterapi, mengobati hiperplasia adrenal kongnital.

Dexamethasone mempengaruhi proses metabolisme lemak termasuk distribusinya di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan efek di beberapa bagian tubuh seperti wajah yang kelihatan lebih tembem, penebalan seperti selulit pada punggung dan perut, Efek samping ini dikenal sebagai Cushing sindrom, dan efek samping ini sering disalahgunakan dengan cara menambahkan obat ini ke dalam produk-produk penambah berat badan ilegal. Pemakai produk ilegal ini mengira dirinya mengalami kenaikkan berat badan, padahal hal itu adalah efek samping dari deksametason (dexamethasone), yang sangat berbahaya jika obat ilegal itu dikonsumsi dalam jangka waktu lama.

obat dexamethasone images

Contoh Obat Dexamethasone

Nama Generik Dexamethasone (dex a METH a sone)
Nama Obat Bermerek Dagang Bimadex, cortidex, danasone, dellamethasone, dexa-M, dexamethasone, dexanel, dexaton, dexicorta, dexon, diometa, etadex, ermethasone, faridexon, grathazon, hufadexon, ifidex, lanadexon, licodexon, mecoxon, megadex, novadex, nufadex-M, omedeson, oradexon, prodexon, pyradexon, ramadexon, scandexon, tamadex, zecaxon, Baycadron, Dexamethasone Intensol, DexPak 10 Day Taperpak, DexPak 13 DayTaperpak, DexPak 6 DayTaperpak, Dexpak Jr. Taperpak, Zema Pak 10-Day, Zema Pak 13-Day, Zema Pak 6-Day
Jenis Obat Kortikosteroid
Golongan Obat Obat Keras, Obat Resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan obat Tablet, cairan yang diminum, suntik dan infus (dexamethasone umumnya dipasarkan berupa tablet atau kaplet 0.5 mg atau 0.75 mg. Sediaan injeksi obat ini biasanya dengan kadar 5 mg / 5 ml)
Indikasi
  • Mengobati inflamasi atau peradangan (misalnya radang reumatik, radang usus, radang pada ginjal, radang pada mata, radang karena asma dan radang pada tempat lainnya.)
  • Mengatasi alergi
  • Meredakan pembengkakan otak
  • Mengatasi edema makula
  • Mengatasi mual dan muntah akibat kemoterapi
  • Untuk mendiagnosis penyakit Cushing
  • Mengatasi hiperplasia adrenal kongenital
  • Dexamethasone juga digunakan untuk mencegah terjadinya reaksi penolakan tubuh dalam proses pencakokkan organ.
  • Dexamethasone sering diberikan pada ibu hamil yang memiliki resiko melahirkan secara prematur. Pemberian obat ini bertujuan untuk mematangkan organ paru-paru janin.
  • Para pendaki gunung yang mengalami high-altitude cerebral edema (HACE), atau high-altitude pulmonary edema (HAPE), sering menggunakan obat ini.
  • Dexamethasone yang diberikan secara injeksi sering digunakan sebagai pertolongan pada kondisi darurat untuk penyelamatan nyawa.
Kontra Indikasi
  • Deksametason (dexamethasone), sebaiknya tidak diberikan pada pasien yang menderita tukak lambung, osteoporosis, diabetes melitus, infeksi jamur sistemik, glaukoma, psikosis, psikoneurosis berat, penderita TBC aktif, herpes zoster, herpes simplex, infeksi virus lain, sindroma Cushing dan penderita dengan gangguan fungsi ginjal.
  • Jangan menggunakan deksametason (dexamethasone) untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid.

Cara Kerja Obat

Deksametason (dexamethasone) bekerja dengan cara menembus membran sel sehingga akan terbentuk suatu kompleks steroid-protein reseptor. Di dalam inti sel, kompleks steroid-protein reseptor ini akan berikatan dengan kromatin DNA dan menstimulasi transkripsi mRNA yang merupakan bagian dari proses sintesa protein. Sebagai anti inflamasi, obat ini menekan migrasi neutrofil, mengurangi produksi prostaglandin (senyawa yang berfungsi sebagai mediator inflamasi), dan menyebabkan dilatasi kapiler. Hal ini akan mengurangi repon tubuh terhadap kondisi peradangan (inflamasi).

Dosis Obat

Dosis dexamethasone tergantung pada penyakit atau gejala yang ditangani. Umumnya, dosis awal yang akan diresepkan dokter berada di antara 0.75-9 mg per harinya.
Perlu diketahui bahwa dosis dexamethasone juga akan disesuaikan dengan perkembangan penyakit/gejala dan respons tubuh pasien terhadap obat ini.
Untuk pengguna anak-anak, berat badan mereka juga perlu dipertimbangkan dalam menentukan dosis dexamethasone.
Dosis dexamethasone selengkapnya adalah berikut ini

  • Dosis lazim dewasa untuk anti inflamasi, asma akut dan mountain sickness akut
    oral, injeksi intravena dan intramuskular (sebagai natrium fosfat) : 0.75-9 mg / hari dalam dosis terbagi setiap 6 – 12 jam
  • Dosis lazim dewasa untuk cerebral edema
    Dosis awal : 10 mg injeksi intravena sekali, kemudian 4 mg intramuskular setiap 6 jam sampai gejala cerebral edema mereda. Dosis boleh dikurangi setelah 2 – 4 hari, dan dihentikan secara bertahap selama 5 – 7 hari.
  • Dosis lazim dewasa untuk mual atau muntah akibat kemoterapi atau pasca operasi
    • Pencegahan :10 mg – 20 mg secara oral atau injeksi intravena, 15 – 30 menit sebelum pengobatan pada setiap hari pengobatan
    • Untuk kemoterapi melalui continuous infusion : 10 mg secara oral atau injeksi intavena setiap 12 jam pada setiap hari pengobatan.
    • Untuk terapi emetogenik ringan : 4 mg oral, injeksi intravena atau intramuskular setiap 4 – 6 jam.
  • Dosis lazim dewasa untuk Syok
    • Addisonian krisis / shock : 4-10 mg injeksi intravena sebagai dosis tunggal, ulangi jika perlu.
    • Unresponsif Syok : 1-6 mg / kg injeksi intravena sebagai dosis tunggal atau sampai dengan 40 mg sebagai dosis awal dan diulangi setiap 2 – 6 jam jika syok berlanjut.
  • Dosis lazim dewasa untuk multiple myeloma
    Oral, injeksi intravena : 40 mg / hari, hari 1-4, 9-12, dan 17-20, diulang setiap 4 minggu (tunggal atau sebagai bagian dari rejimen terapi).
  • Dosis lazim dewasa biasa untuk multiple sclerosis
    Oral : 30 mg / hari selama 1 minggu, diikuti oleh 4 – 12 mg / hari selama 1 bulan.
  • Dosis lazim pediatric untuk cerebral edema
    • Dosis awal : 1-2 mg / kg sekali secara oral, intravena atau intamuskular.
    • Pemeliharaan : 1 – 1.5 mg / kg / hari, dalam dosis terbagi setiap 4 – 6 jam selama 5 hari kemudian kurangi dosis secara bertahap selama 5 hari, kemudian hentikan. Dosis maksimum : 16 mg / hari.
  • Dosis lazim pediatric untuk anti inflamasi0.08-0.3 mg / kg / hari atau 2.5-5 mg / m2 / hari dalam dosis terbagi setiap 6 – 12 jam.
  • Dosis lazim pediatric untuk Asma akutOral, intravena, intramuskular: 0.6 mg / kg sekali (dosis maksimum : 16 mg)

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Baca terlebih dahulu informasi yang tertera di luar atau di dalam bungkus kemasan sebelum memutuskan menggunakan dexamethasone. Informasi yang tertera tersebut biasanya memberikan informasi lebih seputar dexamethasone itu sendiri, serta informasi mengenai efek samping konsumsi yang mungkin terjadi.

Dexamethasone harus dikonsumsi bersamaan atau setelah Anda makan, Konsumsilah dexamethasone sesuai takaran dosis dan frekuensi yang ditetapkan oleh dokter. Jika Anda tanpa sengaja lupa mengonsumsi satu dosis, segera konsumsi dosis yang tertinggal tersebut. Tapi jika sudah lewat satu hari, jangan mengonsumsi dua dosis sekaligus.

Efek Samping Obat

Ada beberapa efek samping yang mereda seiring dengan tubuh menyesuaikan diri dengan obat ini.
Beberapa efek samping dexamethasone yang umum adalah:

  • Keringat berlebihan
  • Jerawat
  • Mudah haus
  • Sering buang air kecil
  • Nyeri otot
  • Kulit kering dan menipis serta gampang memar
  • Pertumbuhan rambut yang tidak biasa
  • Gangguan pola tidur
  • Sakit kepala
  • Vertigo
  • Nyeri pada sendi atau/dan tulang
  • Sakit perut atau perut terasa kembung
  • Rentan terhadap infeksi
  • Perubahan suasana hati seperti depresi dan mudah tersinggung
  • Badan terasa lelah atau lemas

Interaksi Obat

Dexamethasone akan berinteraksi dengan obat-obat lain bila dikonsumi secara bersamaan:

  • Isoniazid : Konsentrasi serum isoniazid mungkin akan menurun jika diberikan bersamaan dengan dexamethasone.
  • Cholestyramine dan efedrin : Cholestyramine meningkatkan klirens kortikosteroid sehingga menurunkan kadar/efek farmakologisnya.
  • Anti jamur azole seperti ketoconazole : mengurangi metabolisme kortikosteroid sehingga dapat meningkatkan kadar dan efek farmakologisnya.
  • NSAID : aspirin atau NSAID lainnya meningkatkan resiko efek samping perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Antibiotika makrolida : menurunkan klirens deksametason (dexamethasone) sehingga meningkatkan kadar/efek farmakologisnya.
  • Antidiabetik : kortikosteroid dapat meningkatkan konsentrasi glukosa darah, oleh karena itu penyesuaian dosis obat anti diabetes mungkin diperlukan.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan dexamethasone kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Beberapa gejala supresi adrenal pada janin akibat penggunaan obat ini selama kehamilan, biasanya akan hilang setelah bayi lahir dan tidak begitu bermakna klinis.

Dexamethasone dengan mudah dapat menembus plasenta. Jika pemberian obat-obat kortikosteroid dalam jangka panjang atau diulang selama kehamilan, resiko penghambatan pertumbuhan intrauterin dapat meningkat. Namun tidak ada bukti terjadinya gangguan pertumbuhan intra uterin selama pengobatan jangka pendek (contohnya pada pengobatan profilaksis untuk neonatal respiratory distress syndrome).

Perhatian & Peringatan

  • Agar aman, informasikan kepada dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, depresi atau gangguan mental, infeksi herpes pada mata, gangguan otot, TB, diabetes, penyakit ginjal, gagal jantung, radang lambung, glaukoma atau katarak, penggumpalan darah, osteoporosis, gangguan tiroid, penyakit hati.
  • Beri tahu dokter jika Anda baru saja atau akan menerima vaksin.
  • Hati-hati dan bicarakan dengan dokter sebelum menggunakan dexamethasone jika Anda berencana untuk hamil, sedang hamil atau menyusui.
  • Jangan menghentikan pemakaian obat ini secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter terutama pada penggunaan jangka panjang karena dapat mengakibatkan gejala-gejala seperti mialgia, artralgia dan malaise.
  • Penderita gangguan pencernaan seperti tukak lambung dan kolitis ulceratif sebaiknya hati-hati jika menggunakan deksametason (dexamethasone), karena beresiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal misalnya pasien usia lanjut, deksametason (dexamethasone) diberikan dengan dosis terendah dan durasi sesingkat mungkin.
  • Sistem kekebalan tubuh yang menurun menyebabkan pasien lebih rentan terkena penyakit cacar dan campak.
  • Segera hubungi dokter bila terjadi alergi atau overdosis,
harga dexamethasone | harga obat dexamethasone | dexamethasone injeksi | harga dexamethasone generik | nama paten dexamethasone | dex methAsone v sembuhkan RAdAng | deksametason | dexamethasone 0 5mg | cara berhenti minum obat danasone dexamethasone | obat paten dexamethasone |
Dexamethasone medlineplus.gov 19 Mei 2016. Dexamethasone

Definisi Obat Dexamethasone (Deksametason) adalah obat steroid jenis kortikosteroid yang digunakan sebagai agen anti alergi, imunosupresan, anti inflamasi dan anti shock yang sangat kuat. Dexamethasone digunakan dalam menangani berbagai kondisi, misalnya penyakit autoimun seperti sarcoidosis dan lupus, penyakit inflamasi usus seperti ulcerative colitis dan penyakit Crohn, beberapa penyakit kanker, dan alergi. Deksametason 20-30 kali lebih […]

4.9

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *