Ciprofloxacin

Definisi Obat

Ciprofloxacin adalah antibiotik yang digunakan untuk menangani berbagai jenis infeksi akibat bakteri, misalnya infeksi saluran kemih, infeksi pada saluran pencernaan,infeksi kulit, demam tifoid, infeksi pada mata, dan infeksi menular seksual.
Jenis obat ini bekerja dengan membunuh atau mencegah perkembangan bakteri yang menjadi penyebab infeksi. Karena itu, ciprofloxacin tidak akan efektif untuk mengobati flu atau pilek yang disebabkan oleh infeksi virus.
Ciprofloxacin juga digunakan untuk mengobati orang-orang yang telah terkena anthrax.

Ciprofloxacin diperkenalkan pada tahun 1987, Ciprofloxacin merupakan antibiotik golongan fluorokuinolon generasi ke 2 yang mempunyai spektrum luas, aktif terhadap bakteri gram negatif maupun gram positif.

ciprofloxacin images

Contoh Obat Generik Berlogo Ciprofloxacin

Nama Generik Ciprofloxacin (oral) (SIP roe FLOX a sin)
Nama Obat Bermerek Dagang Cipro, Cipro XR, Proquin XR, Cipro I.V., Cipro Cystitis Pack
Nama Lain Ciproxin
Jenis Obat Antibiotik kuinolon (quinolone)
Golongan Obat Obat Resep, Obat Keras
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan obat Tablet, cairan yang diminum, obat oles, infus, obat tetes mata (Ciprofloxacin pada umumnya dipasarkan dengan kadar 250 mg / tablet atau 500 mg / tablet. )
Indikasi
  • Mengatasi infeksi akibat bakteri ( infeksi saluran pernafasan, saluran kemih, pencernaan, dan infeksi perut, termasuk infeksi oleh baketri gram negatif (Escherichia coli, Haemophilus influenzae, Klebsiella pneumoniae, Legionella pneumophila, Moraxella catarrhalis, Proteus mirabilis, dan Pseudomonas aeruginosa) , dan gram positif (Staphylococcus aureus, Streptococcus pneumoniae, Staphylococcus epidermidis, Enterococcus faecalis, dan Streptococcus pyogenes).
  • Ciprofloxacin juga digunakan untuk infeksi pada kulit dan jaringan lunak, tulang dan sendi, gonore akut dan osteomilitis akut.
Kontra Indikasi
  • Ciprofloxacin sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan riwayat tendon pecah.
  • Jangan menggunakan antibiotik ini pada pasien dengan dengan riwayat hipersensitif atau alergi terhadap siprofloksasina (ciprofloxacin) dan antibiotik golongan kuinolon lainnya.
  • Ciprofloxacin juga kontra indikasi pada pasien dengan epilepsi atau gangguan kejang lainnya.

Cara Kerja Obat

Ciprofloxacin bekerja dengan cara menghambat dua tipe enzim II topoisomerase yaitu DNA Gyrase dan topoisomerase IV. Topoisomerase IV memerlukan DNA terpisah yang telah direplikasi sebelum pembelahan sel bakteri. Dengan DNA yang tidak dipisahkan, proses terhenti dan bakteri tidak bisa membagi. Sedangkan DNA gyrase bertanggungjawab untuk supercoil DNA sehingga akan cocok di dalam sel yang baru terbentuk. Kombinasi dari dua mekanisme di atas akan membunuh bakteri sehingga siprofloksasina (ciprofloxacin) digolongkan sebagai bakterisida.

Dosis Obat

Dosis penggunaan antibiotik ini tergantung pada jenis dan tingkat keparahan infeksi yang Anda derita. Hubungi dokter untuk dosis anak-anak atau remaja berusia di bawah 18 tahun.

Berikut ini adalah tabel dosis ciprofloxacin secara umum bagi orang dewasa.

Jenis Penyakit Tingkat keparahan Dosis per 12 jam Durasi
Infeksi saluran kemih Akut dan tidakterkomplikasi 250 mg 3 hari
Ringan/Sedang 250 mg 1-2 minggu
Parah/Terkomplikasi 500 mg 1-2 minggu
Prostatitis kronis akibat bakteri Ringan/Sedang 500 mg 4 minggu
Infeksi saluran pernapasan bawah Ringan/Sedang 500 mg 1-2 minggu
Parah/Terkomplikasi 750 mg 1-2 minggu
Sinusitis akut Ringan/Sedang 500 mg 10 hari
Infeksi kulit Ringan/Sedang 500 mg 1-2 minggu
Parah/Terkomplikasi 750 mg 1-2 minggu
Infeksi tulang dan sendi Ringan/Sedang 500 mg 4-6 minggu
Parah/Terkomplikasi 750 mg 4-6 minggu
Infeksi pada sistem pencernaan Terkomplikasi 500 mg 1-2 minggu
Tifus Ringan/Sedang 500 mg 10 hari
Infeksi bakteri gonokokus Tanpa komplikasi 250 mg 1 kali minum
Infeksi antraks 500 mg 2 bulan

Khusus untuk infeksi antraks, dokter akan menganjurkan penggunaan obat ini sesegera mungkin setelah Anda mengalami pajanan bakteri

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Ciprofloxacin dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, jangan lupa untuk meminum banyak cairan, terutama air putih, selama mengonsumsinya. Air putih dapat membantu Anda untuk mencegah kemunculan efek samping obat ini.

Jangan mengonsumsi produk susu serta produk yang mengandung kafein (seperti kopi atau cokelat) bersamaan dengan ciprofloxacin. Konsumsi antasida atau suplemen vitamin yang mengandung zat besi atau zinc juga perlu dihindari selama setidaknya dua jam sebelum atau 4-6 jam sesudah meminum antibiotik ini agar tidak mengurangi keefektifannya.

Jika jadwal minum ciprofloxacin tidak sengaja terlewat, Anda sebaiknya segera meminumnya. Tetapi jangan menggandakan dosis Anda untuk menggantikan dosis yang sudah terlewatkan.

Efek Samping Obat

Ciprofloxacin juga bisa menimbulkan efek samping seperti obat-obat lainnya, berikut adalah efek sampingnya

  • Efek samping yang paling umum seperti mual, diare, muntah, dan ruam pada kulit.
  • Rasa nyeri atau pembengkakan pada otot dan sendi (lebih sering terjadi pada pasien berumur di atas 60 tahun.
  • Dapat memicu terjadinya kejang atau menurunkan ambang kejang, dan dapat menyebabkan efek samping terhadap sistem saraf pusat lainnya.
  • Sakit kepala, pusing, dan insomnia juga dilaporkan cukup sering terjadi.
  • Reaksi alergi seperti ruam, pembengkakan di sekitar wajah dan mulut serta kesulitan bernapas.

Interaksi Obat

Ciprofloxacin akan berinteraksi dengan obat-obat lainnya jika digunakan secara bersamaan, berikut ini adalah beberapa interaksinya :

  • Penggunaan bersama antasida yang mengandung magnesium hidroksida atau aluminium hidroksida, menurunkan penyerapan ciprofloxacin oleh usus. Hal yang sama terjadi jika diberikan bersamaan dengan suplemen zat besi dan multi-vitamin yang mengandung zinc.
  • Sebaiknya tidak diberikan bersamaan dengan susu atau produk yang kaya kalsium karena menurunkan level ciprofloxacin dalam darah di bawah level yang dibutuhkan.
  • Dalam dosis tinggi, penggunaan ciprofloxacin bersamaan dengan anti inflamasi non steroid (NSAID) dapat menyebabkan kejang.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan ciprofloxacin kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Meskipun hasil studi pada hewan tidak selalu equivalen dengan hasil pada manusia, namun efek buruk obat ini pada janin hewan harus menjadi pertimbangan serius sebelum menggunakan ciprofloxacin untuk wanita hamil.

Perhatian & Peringatan

  • Obat harus dihentikan jika ruam, sakit kuning, atau tanda lain dari hypersentitivitas terjadi.
  • Bagi wanita hamil dan menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Harap waspada bagi penderita gangguan ginjal, tendonitis, penyakit jantung, aritmia, epilepsi atau gangguan lain yang dapat menyebabkan kejang-kejang, myastenia gravis, serta kekurangan glukosa-6-fosfat dehidrogenase (G6PD).
  • Penting bagi penderita untuk menghabiskan obat ini sesuai resep dokter untuk memastikan bakteri penyebab infeksi musnah serta mencegah kambuhnya infeksi.
  • Susu, jeruk, obat antasida, dan suplemen yang mengandung zat besi atau zinc dapat menghambat kinerja obat ini.
  • ungi dokter, bila terjadi reaksi alergi atau hal yang buruk lainnya
  • Penggunaan antibiotik ini untuk pasien dengan penyakit hati harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
nama obat paten ciprofloxacin | harga ciprofloxacin | harga obat ciprofloxacin | ciprofloxacin paten | harga ciprofloxacin paten | nama dagang ciprofloxacin | ciprofloxacin | ciprofloxacin harga | nama paten ciprofloxacin | contoh obat paten ciprofloxacin beserta penjelasannya |
Ciprofloxacin medlineplus.gov 22 Mei 2016. Ciprofloxacin

Definisi Obat Ciprofloxacin adalah antibiotik yang digunakan untuk menangani berbagai jenis infeksi akibat bakteri, misalnya infeksi saluran kemih, infeksi pada saluran pencernaan,infeksi kulit, demam tifoid, infeksi pada mata, dan infeksi menular seksual. Jenis obat ini bekerja dengan membunuh atau mencegah perkembangan bakteri yang menjadi penyebab infeksi. Karena itu, ciprofloxacin tidak akan efektif untuk mengobati flu […]

4.9
One Comment

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *