Cimetidine

loading...

Definisi Obat

Cimetidine adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan, seperti tukak lambung dan usus halus, sakit maag, gangguan pencernaan dan refluks asam.

Sebenernya Asam yang diproduksi secara alami oleh sel-sel di dalam lapisan lambung ini sangat penting untuk proses pencernaan. Namun jika jumlah asam lambung terlalu banyak, maka dampaknya bisa buruk bagi kesehatan.

Cimetidine (INN) termasuk dalam golongan obat antagonis reseptor histamin H2 yang menghambat produksi asam lambung. Hal ini sebagian besar digunakan dalam pengobatan sakit maag dan tukak lambung.
Cimetidine juga dapat digunakan untuk mengobati iritasi pada lambung yang disebabkan oleh penggunaan obat antiinflamasi non-steroid (OAINS)
Cimetidine juga digunakan untuk mengobati penyakit gastroesophageal reflux (GERD), ketika asam lambung punggung atas ke kerongkongan dan menyebabkan mulas.

Cimetidine ditemukan pada tahun 1971. Telah dipasarkan oleh GlaxoSmithKline (yang menjual merek untuk Prestige Merek) dengan nama dagang Tagamet (kadang-kadang Tagamet HB atau Tagamet HB200). Cimetidine telah disetujui di Inggris pada tahun 1976, dan telah disetujui di AS oleh Food and Drug Administration untuk resep mulai 1 Januari 1979.

gambar obat cimetidine

Contoh Produk Obat Generik Berlogo Cimetidine 20 mg

Nama Generik Cimetidine (sye ME ti deen)
Nama Merek Dagang Tagamet, cimetidine, corsamet, decamet, gastricon, nulcer, priocid, ramet, sanmetidin, tidifar, ulcumet, ulcusan, ulsikur, vargumet, xepamet.
Jenis Obat Histamine H2-receptor antagonist
Golongan Obat Obat keras, obat resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan Anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan Tablet, sirup, injeksi (Cimetidine biasanya dipasarkan dengan kadar 200 mg atau 400 mg / tablet, 200 mg / 5 ml sirup dan 100 mg / ml sediaan injeksi)
Indikasi
  • Mengobati gastroesophageal reflux disease (GERD), suatu penyakit akibat terjadinya iritasi karena kelebihan asam lambung dimana penderita mengalami sensasi seperti terbakar di area dada dan kerongkongan.
  • Untuk mengobati tukak lambung dan tukak usus duabelas jari, gangguan pencernaan, dan refluks asam.
Kontra Indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat ini atau obat golongan antagonis reseptor H2 lainnya.

Cara Kerja Obat

Cimetidine bekerja dengan cara menghambat kerja reseptor histamin H2, yang sangat berperan dalam sekresi asam lambung. Penghambatan kerja reseptor H2 menyebabkan produksi asam lambung menurun atau berkurang, baik dalam kondisi istirahat maupun adanya rangsangan oleh makanan, histamin, pentagastrin, kafein dan insulin.

Dosis Obat

Untuk orang dewasa, takaran dan frekuensi pemberian dosis cimetidine akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit, kondisi kesehatan pasien, dan responsnya terhadap obat ini.
Untuk pasien anak-anak, dosis juga akan disesuaikan oleh dokter dengan berat badan mereka.
Berikut ini adalah dosis cimetidine selengkapnya

  • Dosis lazim dewasa untuk tukak usus duabelas jari
    Parenteral : 300 mg intravena/intramuskular setiap 6 – 8 jam. Continous infus intravena diberikan pada dosis 37.5 – 50 mg / jam, maksimum 100 mg / jam (2.4 g / hari).
    Oral : 800 mg – 1600 mg 1 x sehari. Obat diberikan saat akan tidur. Atau 300 mg 4 x sehari, saat akan makan dan sebelum tidur, atau 400 mg 2 x sehari, pagi dan sebelum tidur.
  • Dosis lazim dewasa untuk pencegahan (profilaksis) tukak usus duabelas jari
    Parenteral : 300 mg intravena / intramuskular 1x atau 2 x sehari.
    Oral : 400 mg 1 x sehari saat akan tidur.
  • Dosis lazim dewasa untuk erosif esofagitis
    Parenteral : 300 mg intravena / intramuskular setiap 6 jam. Continous infus intravena diberikan pada dosis awal 50 mg / jam, ditingkatkan 25 mg / jam hingga maksimum 100 mg / jam (2.4 g / hari).
    Oral : 800 mg 2 x sehari, atau 400 mg 4 x sehari.
  • Dosis lazim dewasa untuk pencegahan maag
    Parenteral : 300 mg intravena / intramuskular setiap 6 jam. Continous infus intravena diberikan pada dosis 50 mg / jam.
  • Dosis lazim dewasa untuk perdarahan saluran pencernaan bagian atas Continous infus intravena diberikan pada dosis awal 50 mg / jam diawali dengan bolus intravena sebesar 150 mg. Dosis maksimum : 2.4 g/hari.
  • Dosis lazim dewasa untuk Zollinger-Ellison Syndrome
    Parenteral : 300 mg secara intravena / intramuskular setiap 6 jam. Continous infus intravena diberikan pada dosis awal 50 mg / jam. Dosis dapat ditingkatakan tapi tidak melebihi dosis maksimum : 2.4 g/hari.
    Oral : 300 mg 4 x sehari saat akan makan dan sebelum tidur.
  • Dosis lazim dewasa untuk tukak lambung (maag)
    Parenteral : 300 mg intravena / intramuskular setiap 6 jam. Continous infus intravena diberikan pada dosis 50 mg / jam.
    Oral : 800 mg 1 x sehari saat akan tidur, atau 300 mg 4 x sehari, saat akan makan dan sebelum tidur.
  • Dosis lazim dewasa untuk gastroesophageal reflux disease (GERD)
    Parenteral : 300 mg intravena / intramuskular setiap 6 jam. Atau, Continous infus intravena diberikan pada dosis awal 50 mg / jam. Dosis maksimum : 2.4 g/hari.
    Oral : 800 mg 2 x sehari, atau 400 mg 4 x sehari, saat akan makan dan sebelum tidur.
  • Dosis lazim dewasa untuk dispepsia
    200 mg 1 x sehari secara oral saat akan makan atau paling lambat 30 menit sebelum makan. Maksimum: 2 x 200 mg per hari.
  • Dosis lazim pediatrik untuk gastroesophageal reflux disease (GERD)
    Neonatal : 5 – 10 mg / kg / hari diberikan intravena / intramuskular dalam dosis terbagi setiap 8 – 12 jam.
    Bayi : 10 – 20 mg / kg / hari diberikan secara intravena, intramuskular, atau oral dalam dosis terbagi setiap 6 – 12 jam.
    Anak-anak : 20 – 40 mg / kg / hari secara intravena, intramuskular, atau oral dalam dosis terbagi setiap 6 – 12 jam.
  • Dosis lazim pediatric untuk dispepsia
    200 mg 1 x sehari secara oral saat akan makan atau paling lambat 30 menit sebelum makan. Maksimum : 2 x 200 mg per hari.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Cimetidine bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telanlah tablet cimetidine dengan dibantu air minum.

Patuhi anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan cimetidine sebelum mulai mengonsumsinya.

Berikan jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi cimetidine pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Pasien yang lupa mengonsumsi cimetidine, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis cimetidine pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Jika gejala belum juga membaik setelah beberapa hari mengonsumsi cimetidine, segera temui dokter yang meresepkannya. Jangan mengonsumsi obat ini selama lebih dari dua minggu tanpa bertanya terlebih dahulu pada dokter.

Khusus untuk refluks asam, kelebihan berat badan dapat memperburuk gejala yang timbul dari kondisi tersebut. Karena itu bagi mereka yang berat badannya melebihi batas yang sehat, lakukanlah upaya untuk menurunkannya.

Hindarilah beberapa makanan atau minuman yang dapat memperburuk gejala yang berkaitan dengan asam lambung, misalnya alkohol, kopi, cokelat, tomat, dan peppermint. Selain itu, hindari juga merokok.

Efek Samping Obat

Cimetidine juga berpotensi menyebabkan efek samping.Secara umum obat ini bisa ditoleransi dengan baik, meskipun dibandingkan dengan anatagonis reseptor H2 yang lebih baru seperti ranitidine efek sampingnya lebih banyak. Berikut adalah beberapa efek samping cimetidine yang mungkin terjadi : sakit kepala, pusing, dan mengantuk, Lelah, Nyeri otot dan Diare

Interaksi Obat

Berikut adalah interaksi cimetidine dengan obat-obat lain :
Obat-obat yang bioavailabilitasnya baik dalam kondisi asam seperti ketokonazole, atazanavir, dan ester ampicillin, penyerapannya akan menurun sehingga mengurangi efektivitasnya.
Sedangkan obat-obat yang labil dalam kondisi asam seperti erythromycin, dan digoxin penyerapannya akan meningkat.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Penelitian pada hewan tidak bisa digunakan acuan keamanan obat ini jika digunakan oleh ibu hamil. Karena penelitian klinis pada manusia belum dilakukan sebaiknya penggunaan oleh ibu hamil hanya jika sangat dibutuhkan.

Peringatan dan Perhatian

  • Penggunaan cimetidine harus dihentikan jika tanda-tanda awal reaksi alergi seperti ruam, gatal, sakit tenggorokan, demam, arthralgia, pucat, atau tanda-tanda lainnya muncul, karena jika terjadi bisa berakibat fatal.
  • Hati-hati menggunakan obat ini pada pasien dengan gangguan fungsi hati dan ginjal.
  • Harap waspada jika mengalami mual, penurunan berat badan, pendarahan, atau kesulitan
  • Sebaiknya tidak menggunakan cimetidine untuk anak-anak di bawah usia 16 tahun kecuali atas pertimbangan medis dari dokter.
  • cimetidine bisa menyebabkan pusing. Jangan mengemudi atau menyalakan mesin selama menggunakan obat ini.
  • Cimetidine diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI) meskipun obat ini didegradasi dengan sangat cepat oleh kondisi asam, sehingga hanya sejumlah kecil obat yang masuk ke air susu ibu dan terminum oleh bayi, pemakaian cimetidine oleh ibu menyusui sebaiknya dihindari.
cimetidine paten | fungsi simetidin adalah | harga obat simetidin | nama dagang obat yang sering keluar | nama obat paten dari cimetidin | nama pabrik dari obat hepaviral | simetidin obat dagang |
Cimetidine Khabib M 06 Jun 2016. Cimetidine

Definisi Obat Cimetidine adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh produksi asam lambung yang berlebihan, seperti tukak lambung dan usus halus, sakit maag, gangguan pencernaan dan refluks asam. Sebenernya Asam yang diproduksi secara alami oleh sel-sel di dalam lapisan lambung ini sangat penting untuk proses pencernaan. Namun jika jumlah asam lambung terlalu […]

4.9 Khabib M
loading...

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *