Cephalexin

Definisi Obat

Cephalexin (cefalexin/Sefaleksin) adalah obat yang digunakan untuk mengobati sejumlah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, misalnya infeksi kulit, gigi, telinga, tenggorokan, dada, dan infeksi saluran kemih. Dalam mengobati penyakit-penyakit tersebut, cephalexin bekerja dengan cara membunuh bakteri atau menghentikan pertumbuhannya.

Cephalexin termasuk kelompok antibiotik cephalosporin, yang dapat membunuh bakteri gram positif dan beberapa bakteri gram negatif dengan mengganggu pertumbuhan dinding sel bakteri. Sefaleksin adalah antibiotik beta-laktam dalam kelas sefalosporin generasi pertama. Ia bekerja sama dengan agen lain dalam kelas ini, termasuk cefazolin intravena, tetapi dapat diambil melalui mulut.

Cephalexin dapat mengobati infeksi bakteri tertentu, termasuk yang dari telinga tengah, tulang dan sendi, kulit, dan saluran kemih. Hal ini juga dapat digunakan untuk beberapa jenis pneumonia, radang tenggorokan, dan untuk mencegah endokarditis bakteri. Sefaleksin tidak efektif melawan infeksi yang disebabkan oleh methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Enterococcus, atau Pseudomonas. Seperti antibiotik lainnya, Sefaleksin tidak dapat mengobati infeksi virus, seperti flu, umum bronkitis dingin atau akut. Sefaleksin dapat digunakan pada mereka yang memiliki alergi ringan atau sedang terhadap penisilin. Namun, tidak dianjurkan pada orang-orang dengan alergi penisilin parah.

Cephalexin dikembangkan pada tahun 1967 dan pertama kali dipasarkan pada tahun 1969 dan 1970. Pada tahun 2012, Sefaleksin adalah salah satu dari 100 obat yang paling diresepkan di Amerika Serikat. Di Kanada obat ini adalah antibiotik yang paling umum 5 digunakan pada tahun 2013. Di Australia merupakan salah satu dari 15 obat yang paling diresepkan.
Obat ini aman digunakan oleh wanita yang sedang hamil, anak-anak (termasuk anak-anak di bawah usia lima tahun) dan orang-orang di atas 65 tahun.

gambar obat cephalexin 250 mg

Photo : Contoh oat cephalexin kapsul 250 mg

Nama Generik Cephalexin
Brand Name (Nama Merek) Keflex, Cepol, Ceporex, Panixine, Biocef, Zartan, Cephalexin
Jenis Obat Antibiotik (antibiotik cephalosporin)
Golongan Obat Obat keras, obat resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tablet, puyer, kapsul (250 mg dan 500 mg)
Indikasi
  • Mengobati sejumlah infeksi bakteri seperti : Otitis media, faringitis yang disebabkan oleh streptokokus, infeksi tulang dan sendi, pneumonia, selulitis, dan infeksi saluran kemih
  • Mencegah bacterial endocarditis dan pencegahan infeksi saluran kemih berulang
  • Antibiotic alternatif bagi pasien yang resisten terhadap antibiotic golongan penicillin
Kontra Indikasi Jangan digunakan bagi penderita yang memiliki riwayat hipersensitif (Alergi) terhadap obat cefalexin dan antibiotik golongan cephalosporin lainnya.

Cara Kerja Obat

Cephalexin bekerja dengan cara membunuh bakteri atau menghentikan pertumbuhannya.

Dosis Cephalexin

Secara umum dosis Cephalexin ringkasnya adalah berikut ini

  • Dewasa dan manula : 500 mg tiga kali sehari
  • Anak-anak usia 5 tahun ke atas 250 mg tiga kali sehari
  • Bayi di bawah 5 tahun 125 mg tiga kali sehari

Sedangkan Dosis Cephalexin Lebih Rincinya adalah berikut ini

  • Dosis lazim dewasa untuk pencegahan(profilaksis) bacterial Endokarditis : 2 g secara oral sebagai dosis tunggal 1 jam sebelum operasi
  • Dosis lazim dewasa untuk Cystitis : 250 mg oral setiap 6 jam atau 500 mg oral setiap 12 jam selama 7 – 14 hari
  • Dosis lazim dewasa untuk Otitis Media : 500 mg secara oral setiap 6 jam selama 10 – 14 hari
  • Dosis lazim dewasa untuk Faringitis : 250 mg oral setiap 6 jam atau 500 mg oral setiap 12 jam
  • Dosis lazim dewasa untuk infeksi kulit atau jaringan lunak : 250 mg oral setiap 6 jam atau 500 mg oral setiap 12 jam
  • Dosis lazim dewasa untuk Osteomielitis : 500 mg secara oral setiap 6 jam, Terapi harus dilanjutkan selama sekitar 4 sampai 6 minggu, tergantung pada sifat dan tingkat keparahan infeksi. Osteomyelitis kronis mungkin memerlukan tambahan dua bulan terapi antibiotik ini
  • Dosis lazim dewasa untuk Prostatitis : 500 mg oral setiap 6 jam selama 14 hari
  • Dosis lazim dewasa untuk Pielonefritis : 500 mg secara oral setiap 6 jam selama 14 hari
  • Dosis lazim dewasa Infeksi Saluran Pernapasan bagian atas : 250 – 500 mg secara oral setiap 6 jam selama 7 – 10 hari
  • Dosis lazim dewasa untuk Infeksi Bakteri : 250 – 500 mg secara oral setiap 6 jam pengobatan harus dilanjutkan selama kurang lebih 7 – 21 hari, tergantung pada sifat dan tingkat keparahan infeksi.
  • Dosis lazim pediatric untuk Otitis Media : 12.5 – 25 mg / kg secara oral setiap 6 jam
  • Dosis lazim pediatric untuk Faringitis : Selama 1 tahun : Faringitis streptokokus : 12.5 – 25 mg / kg secara oral setiap 12 jam
  • Dosis lazim pediatric untuk infeksi kulit atau jaringan lunak : 12.5 – 25 mg / kg secara oral setiap 12 jam
  • Dosis lazim pediatric untuk pencegahan (profilaksis) bacterial Endokarditis : Sebagai alternatif pada pasien alergi penicillin : 50 mg / kg (maksimum 2 g) secara oral dalam dosis tunggal, 1 jam sebelum operasi

Cara Menggunakan Cephalexin Dengan Benar

Gunakan cephalexin sampai habis sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh dokter karena obat ini merupakan antibiotik. Jangan menghentikan penggunaan sebelum waktu yang ditentukan meskipun kondisi sudah sembuh.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi cephalexin pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalkan efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi cephalexin, disarankan untuk segera melakukannya jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis cephalexin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan cephalexin sebelum mengonsumsinya. Obat ini bisa digunakan sebelum atau sesudah makan.

Efek Samping Cephalexin

Sama seperti obat-obat lain, semua obat pasti berpotensi efek samping, namun reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping cephalexin yang mungkin terjadi antara lain :

  • Efek samping yang paling umum dari cefalexin, seperti cephalosporin oral yang lain, adalah gangguan pencernaan termasuk mual, muntah, dan diare.
  • Reaksi hipersensitivitas termasuk ruam kulit, urtikaria, demam, gatal, bengkak, kesulitan bernapas, kulit merah, melepuh, bengkak dan mengelupas
  • Jika tanda – tanda reaksi alergi terjadi segera hentikan pemakaian cefalexin dan menghubungi pihak medis karena dapat terjadi shock anafilaksis yang bisa berakibat fatal
  • Kebanyakan obat antibiotik termasuk cefalexin dapat menyebabkan diare, yang bisa saja merupakan tanda dari infeksi baru. Jika diare terjadi sangat berat misalnya berair atau memiliki darah di dalamnya, segera hubungi dokter Anda. Jangan menggunakan obat untuk menghentikan diare kecuali atas petunjuk dokter

Interaksi Obat

Berikut ini adalah interaksi obat cephalexin bila digunakan secara bersamaan dengan obat-obatan lain

  • Probenesid menghambat sekresi cephalexin sehingga meningkatkan konsentrasi obat ini dalam tubuh dan meningkatkan potensi terjadinya efek samping
  • Jika cephalexin diberikan bersamaan dengan metformin dapat meningkatkan konsentrasi metformin dalam plasma sehingga meningkatkan efek farmakologinya
  • Cephalexin juga diketahui berinteraksi dengan obat diabetes, sehingga pemberian obat ini secara bersamaan dengan cephalexin sebaiknya dihindari

Penggunaa’an Cephalexin Untuk Wanita Hamil

Menurut FDA (badan pengawass obat dan makanan Amerika), obat ini termasuk dalam kagetori kehamilan B, yang penjelasannya adalah :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin pada trimester berapapun.

Peringatan dan Perhatian

  • Harap berhati-hati pada penderita dengan fungsi hati dan ginjal yang rusak terutama pada pemakaian obat dalam jangka waktu panjang. Orang dengan masalah ginjal mungkin memerlukan penurunan dosis.
  • Jangan menggunakan cephalexin bersamaan dengan obat-obatan lainnya (termasuk obat herba) tanpa petunjuk dari dokter karena dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.
  • Cephalexin aman untuk ibu menyusui secara umum aman, tetapi pemakaiannya tetap harus hati – hati dan telah dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter
  • Hubungi dokter bila terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan cephalexin.
harga cephalexin 500 mg | obat obat sefalosforin | harga obat cephalosporin | nama dagang cephalexin | cephalexin kandungan | gambar clephalexin | obat paten cephalexin | sinonim cephalexin |
Cephalexin medlineplus.gov 13 Sep 2016. Cephalexin

Definisi Obat Cephalexin (cefalexin/Sefaleksin) adalah obat yang digunakan untuk mengobati sejumlah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, misalnya infeksi kulit, gigi, telinga, tenggorokan, dada, dan infeksi saluran kemih. Dalam mengobati penyakit-penyakit tersebut, cephalexin bekerja dengan cara membunuh bakteri atau menghentikan pertumbuhannya. Cephalexin termasuk kelompok antibiotik cephalosporin, yang dapat membunuh bakteri gram positif dan beberapa bakteri gram […]

4.9

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *