Betamethasone

Definisi Obat

Betametason adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi, seperti penyakit artritis, lupus, psoriasis, kolitis ulseratif, asma/gangguan pernapasan, persalinan prematur untuk mempercepat pengembangan bayi, penyakit Crohn, dan kanker seperti leukemia.
Betametason merupakan salah satu jenis obat kortikosteroid, Obat ini bisa menekan sistem kekebalan tubuh, meredakan gejala peradangan dan alergi.
Obat ini bekerja dengan cara mencegah terlepasnya senyawa kimia oleh tubuh yang bisa menyebabkan peradangan.

Sama seperti dexamethasone, betamethasone mempunyai aktivitas glukokortikoid yang sangat tinggi sedangkan aktivitas mineralokortikoidnya sangat rendah. Hal ini membuat kedua obat ini cocok digunakan untuk kondisi yang memerlukan kortikosteroid dosis tinggi yang tidak disertai retensi cairan yang membahayakan.

Beberapa bentuk ester betamethasone mempunyai efek topikal pada kulit dan paru-paru yang lebih signifikan dibandingkan diberikan secara oral. Sehingga bentuk ester tersebut lebih dipilih untuk penggunaan secara topikal agar kemungkinan efek samping sistemik minimal.

Betamethasone tersedia dalam beberapa bentuk senyawa, diantaranya betamethasone dipropionat, natrium fosfat dan valerat. Obat ini bisa juga digunakan secara kombinasi dengan clotrimazole, asam salisilat, dan kombinasi 3 obat dengan clotrimazole dan gentamicin. Kombinasi-kombinasi ini digunakan untuk mengatasi gangguan pada kulit seperti dermatitis dan psoriasis.

Bagi orang yang menderita kelainan kelenjar adrenal dan tidak bisa memproduksi cukup banyak kortikosteroid, maka betametason bisa dikonsumsi sebagai pengganti.
Betametason telah disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1961.

betamethasone images

Contoh Obat Generik Betametason

Nama Generik Betamethasone  (bay ta METH a sone)
Nama Merek Dagang Celestone, Celestone Phosphate, Celestone Soluspan, Selestoject, Cell-U-Jec, Adbeon, Beta-Phos/AC, alphacort, Bdm, benoson, beprosalic, beprosone, betagentam tetes mata, betamethasone cream, Betam Ophtal, betasin, betason, celestamine, celestoderm, celestone, colergis, cortamine, daivobet, diprogenta, diprosalic, durocort, Fobancort, meclovel, nilacelin, oviskin, Polacel, proceles, Proson, scanderma, skizon, temprosone.
Jenis Obat Kortikosteroid
Golongan Obat Obat Keras, Obat Resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa dan anak-anak
Bentuk Sediaan Tersedia dalam kemasan tablet, suntikan, cream, dan cairan
Indikasi
  • Pengendalian kondisi alergi yang parah seperti asma, angioedema, dermatitis atopik, dermatitis kontak, reaksi hipersensitivitas obat, dan rhinitis alergi.
  • Sebagai krim topikal untuk meringankan iritasi kulit, seperti gatal-gatal dan mengelupas dari eksim, penyakit Bullous dermatitis herpetiformis, eksfoliatif eritroderma, mikosis fungoides, pemfigus, eritema multiforme (sindrom Stevens-Johnson).
  • Betamethasone natrium fosfat digunakan secara oral dan melalui injeksi dengan indikasi yang sama seperti steroid lainnya.
  • Betamethasone ester valerat, terbukti mengurangi beberapa gejala ataksia terkait dengan Ataxia telangiectasia.
Kontra Indikasi
  • Jangan digunakan untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada betamethasone dan obat golongan kortikosteroid lainnya.
  • Penggunaan kortikosteroid dapat menyebabkan katarak subkapsular posterior, glaukoma dengan kemungkinan kerusakan pada saraf optik, dan dapat meningkatkan pembentukan infeksi okular sekunder karena bakteri, jamur, atau virus.
  • Kortikosteroid tidak boleh digunakan dalam aktif okular herpes simpleks.

Cara Kerja Obat

Betamethasone bekerja dengan cara mencegah dan mengendalikan peradangan (inflamasi) dengan mengendalikan laju sintesis protein, menekan migrasi leukosit polimorfonuklear dan fibroblast, dan membalikkan permeabilitas kapiler dan stabilisasi lisosom.

Dosis Obat

Takaran Dosis Betamethasone sangat bergantung pada penyakit, tingkat keparahan, dan respons seseorang terhadap obat tersebut.

  • Dosis umum yang diberikan adalah 1,5-5 mg per hari selama satu hingga tiga minggu.
  • Dosis Injeksi intramuskular atau injeksi intravena lambat atau infus, 4 – 20 mg, diulangi sampai 4 x dalam 24 jam.
  • Dosis anak melalui injeksi intravena lambat:
    – sampai usia 1 tahun 1 mg.
    – Anak usia 1-5 tahun 2 mg.
    – Anak usia 6-12 tahun 4 mg.
    Pemberian bisa diulangi sampai 4 x dalam 24 jam disesuaikan dengan respon.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Sebelum mengonsumsi betametason, beri tahu dokter tentang riwayat medis Anda, dan juga obat-obatan yang Anda gunakan. Steroid bisa memengaruhi banyak penyakit dan juga berinteraksi dengan berbagai obat-obatan.

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan betametason. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

Betametason biasanya dikonsumsi sekali dalam satu hari. Dokter akan menjelaskan kapan waktu yang tepat untuk mengonsumsinya bergantung pada kondisi medis yang ditangani. Betametason biasanya dikonsumsi setelah makan atau dengan camilan.

Jangan menghentikan betametason secara tiba-tiba, karena bisa memperparah kondisi yang Anda alami. Selain itu, obat ini bisa menimbulkan gejala putus obat. Dokter akan mengurangi dosis yang diberikan secara bertahap.

Bagi pasien yang lupa menggunakan betametason, disarankan untuk segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis Betametason pada jadwal berikutnya untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Efek Samping Obat

Betametason mungkin akan menimbulkan beberapa efek samping yang umumnya terjadi antara lain: Sakit perut dan gangguan pencernaan, Mual dan muntah, Perubahan suasana hati, Mengalami susah tidur, Masa menstruasi tidak beraturan, Berat badan meningkat.

Sediaan betamethasone Krim biasanya menyebabkan iritasi kulit, misalnya gatal, terbakar, menyengat. Bisa juga menyebabkan penipisan kulit, perubahan pigmentasi kulit dan warna, stretch mark, pengelompokan pembuluh darah halus menjadi menonjol di bawah kulit, dan pertumbuhan bulu/rambut yang berlebihan.

Penggunaan kortikosteroid untuk anak-anak dapat menghambat pertumbuhan dan dapat mempengaruhi perkembangan pubertas. Bila benar-benar dibutuhkan sebaiknya gunakan dosis terkecil.

Obat ini juga bisa menyebabkan berkurangnya massa otot (proximal myopathy).

Interaksi Obat

Berikut adalah interaksi betamethasone dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan :

  • Pasien yang menggunakan glikosida digitalis mungkin mengalami peningkatan risiko aritmia karena hipokalemia.
  • Estrogen, termasuk kontrasepsi oral, dapat menurunkan metabolisme hepatik kortikosteroid tertentu, sehingga meningkatkan efeknya.
  • Antibiotika makrolida menurunkan klirens betamethasone sehingga meningkatkan kadar/efek farmakologisnya.
  • Kortikosteroid dapat meningkatkan konsentrasi glukosa darah, oleh karena itu penyesuaian dosis obat anti diabetes mungkin diperlukan.
  • Enzim hati reagen (misalnya, barbiturat, fenitoin, carbamazepine, rifampin)
    dapat meningkatkan metabolisme kortikosteroid. Dosis kortikosteroid mungkin perlu ditingkatkan.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan betamethasone kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Betamethasone dengan mudah dapat menembus plasenta. Jika pemberian obat-obat kortikosteroid dalam jangka panjang atau diulang selama kehamilan, resiko penghambatan pertumbuhan intrauterin dapat meningkat. Namun tidak ada bukti terjadinya gangguan pertumbuhan intra uterin selama pengobatan jangka pendek (contohnya pada pengobatan profilaksis untuk neonatal respiratory distress syndrome).

Beberapa gejala supresi adrenal pada janin akibat penggunaan obat ini selama kehamilan, biasanya akan hilang setelah bayi lahir dan tidak begitu bermakna klinis.

Peringatan dan Perhatian

  • Sistem kekebalan tubuh orang yang mengonsumsi kelompok obat steroid akan melemah dan membuatnya lebih rentan terhadap infeksi, oleh karena itu Hindari orang yang sakit atau sedang mengalami infeksi selama mengonsumsi betametason.
  • Betametason dapat menutupi tanda dan gejala yang muncul akibat infeksi, akibatnya Anda rentan mengalami infeksi yang lebih serius. Laporkan gejala dan tanda infeksi maupun luka jika terjadi selama Anda mengonsumsinya.
  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini bagi yang mengalami gangguan penggumpalan darah, hipotiroid, myasthenia gravis, osteoporosis, diabetes, penyakit mata (glaukoma, katarak), masalah jantung, hipertensi, penyakit ginjal, hati, gangguan pencernaan, gangguan mental, dan baru saja terserang infeksi jenis apa pun (misalnya tuberkulosis, campak).
  • Hindari minum minuman keras saat Anda mengonsumsi betametason.
  • Ketika mengonsumsi betametason, jangan menerima imunisasi, vaksinasi, atau tes kulit, karena dapat menyebabkan komplikasi yang serius. Terkecuali, dokter Anda menyarankan sebaliknya.
  • Jika Anda mengonsumsi obat-obatan kelompok kortikosteroid dalam jangka panjang, gunakan tanda pengenal medis khusus.
  • Hindari mengemudi atau mengoperasikan peralatan berat saat mengonsumsi obat ini. Obat ini bisa menyebabkan pusing.
  • Penderita gangguan pencernaan seperti tukak lambung dan kolitis ulceratif sebaiknya hati-hati jika menggunakan betamethasone, karena beresiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Pasien yang memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal misalnya pasien usia lanjut, betamethasone diberikan dengan dosis terendah dan durasi sesingkat mungkin.
  • Jangan menghentikan pemakaian obat ini secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter terutama pada penggunaan jangka panjang karena dapat mengakibatkan gejala-gejala seperti mialgia, artralgia dan malaise.
  • Obat ini bisa memperlambat pertumbuhan anak Anda, tanyakan pada dokter secara teratur untuk memantau pertumbuhan anak. Sedangkan pada orang tua, obat ini bisa memperparah kondisi yang sudah diderita, misalnya hipertensi, osteoporosis, dan diabetes.
  • Obat-obat sistemik kortikosteroid diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI),ibu menyusui sebaiknya tidak menggunakan betamethasone,Karena efek obat ini bisa menggangu pertumbuhan.
betametason | salep betametason | harga salep betametason | obat betametason | harga betametason | betametason tablet | betametason salep | salep betametason untuk bayi | harga betamethasone | bethametason |
Betamethasone medlineplus.gov 26 Mei 2016. Betamethasone

Definisi Obat Betametason adalah obat yang digunakan untuk mengatasi berbagai kondisi, seperti penyakit artritis, lupus, psoriasis, kolitis ulseratif, asma/gangguan pernapasan, persalinan prematur untuk mempercepat pengembangan bayi, penyakit Crohn, dan kanker seperti leukemia. Betametason merupakan salah satu jenis obat kortikosteroid, Obat ini bisa menekan sistem kekebalan tubuh, meredakan gejala peradangan dan alergi. Obat ini bekerja dengan […]

4.9
One Comment

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *