Betahistine

Definisi Obat

Betahistine adalah obat histamine analogue yang berfungsi mengatasi kondisi yang timbul akibat penyakit Meniere. Penyakit Meniere sendiri adalah kondisi langka yang memengaruhi telinga bagian dalam. Kondisi ini bisa menyebabkan gejala-gejala, seperti vertigo, tinnitus atau munculnya suara berdesir dari dalam telinga, kehilangan pendengaran, dan merasakan tekanan di telinga bagian dalam.

Penderita penyakit Meniere yang mengalami serangan mendadak, bisa merasakan sebagian atau keseluruhan gejala-gejalanya. Serangan akibat penyakit Meniere ini memiliki tingkat keparahan dan tingkat pengulangan yang berbeda-beda. Betahistine diduga dapat mengurangi tekanan di telinga dan meredakan gejala dengan meningkatkan aliran darah ke telinga.

Betahistin dihidroklorida pertama kali terdaftar di Eropa pada tahun 1970 untuk pengobatan penyakit Ménière.
Betahistine adalah obat yang termasuk antagonis reseptor histamin H3 sekaligus agonis reseptor histamin H1.

betahistine images

Contoh Obat Generik Betahistine Produksi Novell Pharmaceutical Laboratories. PT

Nama Generik  Betahistine
Nama Obat Bermerek Dagang Veserc, SERC, Hiserk, Betaserc, Vergo, betahistine, betaver, histigo, kurtigo,
lexigo, merislon, meristin, mertigo, noverty, rotaver, vastigo, vercure, versilon 6, versyl, vertex, vertigosan, vertikaf, vesitab.
Jenis Obat histamine analogue
Golongan Obat Obat Resep
Dikonsumsi Untuk Dewasa
Bentuk Sediaan Tablet (Di pasaran, obat ini tersedia dalam beberapa merk yang mengandung betahistine dihydrochloride atau betahistine mesylate 8 mg, 16, dan 24 mg)
Indikasi Mengatasi gejala yang muncul akibat penyakit Meniere (gangguan keseimbangan, vertigo,
tinitus, gangguan pendengaran)
Kontra Indikasi
  • Jangan digunakan untuk penderita yang mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap betahistine.
  • Hindarkan juga pemakaian obat ini untuk penderita pheochromocytoma, penyakit asma bronkial, dan orang-orang yang memiliki riwayat ulkus peptik.

Cara Kerja Obat

Betahistine bekerja dengan dua mekanisme :
Pertama, obat ini merangsang reseptor histamin H1 yang terletak pada pembuluh darah di telinga bagian dalam. Rangsangan ini mengakibatkan terjadinya vasodilatasi lokal dan peningkatan permeabilitas sehingga bisa mengurangi tekanan endolimfatik.
Kedua, sebagai antagonis reseptor histamin H3 yang sangat kuat, obat ini meningkatkan kadar neurotransmiter histamin, asetilkolin, norepinefrin, serotonin, dan GABA yang dilepaskan dari ujung saraf. Peningkatan kadar histmain dapat menyebabkan efek vasodilatasi di telinga bagian dalam.

Dosis Obat

Dosis betahistine disesuaikan dengan usia pasien dan terutama keadaan penyakitnya
Dosis awal dalam mengonsumsi betahistine adalah 8-16 mg tiga kali sehari.
Setelah itu bisa ditetapkan menjadi 24-48 mg/hari tiga kali sehari.
Dosis diberikan sesuai dengan kebutuhan pasien dan tidak disarankan mengonsumsi lebih dari 48 mg per hari.
Obat ini hanya disarankan untuk orang dewasa, bukan untuk anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun.

Cara Minum Obat Yang Baik dan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi betahistine. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

Betahistine biasanya dikonsumsi tiga kali dalam sehari dan sebaiknya dikonsumsi saat makan atau langsung setelah makan. Pastikan untuk mengonsumsi pada waktu yang sama untuk lebih mudah mengingatnya.

Obat ini tidak memengaruhi kemampuan Anda untuk mengemudi atau mengoperasikan alat berat, tapi jika Anda didiagnosis menderita penyakit Meniere, sebaiknya Anda berhenti mengemudi atau melakukan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Kondisi ini bisa mengganggu kemampuan Anda.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi betahistine, disarankan segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis betahistine pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Efek Samping Obat

Beberapa efek samping Betahistine yang sering terjadi antara lain: terjadinya gangguan pada saluran pencernaan seperti sakit perut, mual, muntah, perut kembung dan keram perut. Efek samping ini biasanya ringan, tetapi jika gejalanya berat dosis bisa diturunkan dan menggunakan obat ini bersama makanan.
Efek samping yang lebih jarang adalah terjadinya ruam kulit, pruritus, dan urtikaria.
Pada penderita yang lebih peka obat ini kadang menimbulkan reaksi alergi ruam di sebagian area tubuh, rasa gatal, pembengkakan pada wajah, lidah dan mulut.
Reaksi alergi lain bisa berupa kesemutan, mati rasa, sensasi seperti terbakar, dan sesak napas

Interaksi Obat

Obat-obat yang termasuk golongan antihistamin memberikan efek antagonis terhadap efek betahistine.

Penggunaa’an Obat Untuk Wanita Hamil

Keamanan penggunaan obat ini oleh wanita hamil belum dibuktikan, oleh karena itu penggunaan selama masa hamil sebaiknya hanya jika keuntungan terapi diketahui lebih besar dari risiko yang mungkin timbul.

Perhatian & Peringatan

  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini bagi penderita asma, urtikaria, rhinitis, pernah mengalami tukak lambung, gastric ulcer, active digestive ulcer, urtikaria, penderita feokromositoma atau tumor kelenjar adrenal dan asma bronkial
  • Jika Anda mengonsumsi obat lain bersamaan dengan betahistine, tanyakan pada dokter atau apoteker apakah obat tersebut mengandung antihistamine atau tidak. Antihistamine dapat mengganggu fungsi betahistine.
  • Gunakan obat ini bersamaan dengan makanan untuk meminimalisir efek obat ini terhadap saluran pencernaan.
  • Gunakan obat ini sesuai dengan durasi yang diresepkan dokter. Peningkatan penyembuhan terkadang dapat dilihat setelah beberapa bulan pemakaian.
  • Hubungi dokter, bila terjadi reaksi alergi atau hal buruk yang menggganggu kondisi tubuh
betahistine | obat betahistine | betahistin | obat betahistin | betahistine obat apa | obat ulkus merk novell | fungsi obat betahistine | betahistin obat apa | sediaan betahistine tablet efek | harga obat beyahistine |
Betahistine medlineplus.gov 21 Mei 2016. Betahistine

Definisi Obat Betahistine adalah obat histamine analogue yang berfungsi mengatasi kondisi yang timbul akibat penyakit Meniere. Penyakit Meniere sendiri adalah kondisi langka yang memengaruhi telinga bagian dalam. Kondisi ini bisa menyebabkan gejala-gejala, seperti vertigo, tinnitus atau munculnya suara berdesir dari dalam telinga, kehilangan pendengaran, dan merasakan tekanan di telinga bagian dalam. Penderita penyakit Meniere yang […]

4.9
One Comment

Kolom Tanya Jawab

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *